![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, berinisial Ans (14) diperkosa oleh tujuh pemuda. Sebelumnya korban diajak pergi oleh para pelaku, yang kemudian dicekoki minuman ringan yang diduga sudah dicampur dengan obat tidur.
Dalam keadaan tidak berdaya lalu korban yang tinggal di Desa Jatinegara, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, digilir tujuh pelaku. Keluarga korban sudah melaporkan kasus ini ke polisi, namun hingga sepekan belum ada tindakan apapun, hingga korban dengan diantar ibunya serta Kepala Sekolah dan seorang guru akhirnya melapor ke Dewan Pendidikan setempat, Selasa 22 Januari 2013.
Dalam pengaduannya ke Dewan Pendidikan, korban mengaku bahwa kasus perkosaan yang menimpa dirinya, terjadi pada Rabu malam pekan kemarin. Awalnya korban diajak dua temannya yang sudah dikenal, untuk menemui lima teman lainnya di suatu tempat.
Akan tetapi korban dicekoki minuman ringan yang diduga sudah diberi obat tidur. Dalam keadaan tidak sadar, korban digilir tujuh pelaku yang kemudian ditinggalkan begitu saja sampai dini hari, di Desa Bengke, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang. Korban, ditemukan warga dan keluarganya yang mencari dalam keadaan setengah sadar, serta kondisinya setengah telanjang.
"Saya di kasih minumam ringan terus saya gak sadar. Tapi tak tahunya saya sudah di rumah di jemput bapak," ujar korban.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal, Dimyati, meminta agar polisi serius menangani kasus ini. Pasalnya, korban masih dibawah umur, apalagi ada indikasi korban diajak pergi tanpa sepengetahuan orang tuanya.
"Jika polisi tidak serius, kami akan membawa kasus ini ke Komisi Perlindungan Anak di Jakarta," tandasnya.
Sementara, akibat peristiwa yang dialaminya, korban sempat tidak mau masuk sekolah selama beberapa hari. Meski kini sudah mulai masuk sekolah, namun korban masih nampak sock serta minder dengan teman-temannya di sekolah maupun di kampungnya.