![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Diduga karena kualitas bangunnya jelek, proyek pembangunan Momumen Perjuangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), yang memakan biaya dari APBD tahun anggaran 2012 sekitar Rp 1,4 miliar ambrol.
Dari pantuan PanturaNews.Com, proyek yang dibangun di sekitar kompleks Perumahan Wakil Bupati Brebes dan Muspida, Jalan Ahmad Yani Brebes dan masih dalam proses pengerjaan itu ambrol dibagian tangga sisi sebelah selatan. Tangga setinggi sekitar tiga meter tersebut ambrol dan rata dengan tanah.
"Kalau saya melihat, ini diduga karena kualitas bangunan yang tidak baik. Imbasnya, tembok penahan tangga tidak kuat dan jebol," ujar Ketua LSM Forum Kajian Masyarakat Brebes (FKMB), M. Subkhan kepada PanturaNews.Com, Kamis 17 Januari 2013.
Pihaknya mengaku sangat menyesalkan ambrolnya tangga Monumen Perjuangan tersebut. Padahal, sumber pendanaannya berasal dari APBD tahun 2012. Di bagian lain, kondisi drainase di sekeliling bangunan monumen juga semrawut. Kondisi demikian, dikhawatirkan akan memicu banjir.
"Apalagi, lokasi monumen dibangun itu sebelumnya merupakan tanah untuk penampungan air warga sekitar saat banjir," ungkapnya.
Mandor pelaksana proyek Pembangunan Monumen Perjuangan Brebes, Casbani saat dikonfirmasi mengakui kalau bangunan bagian tangga itu ambrol pada Rabu 16 Januari 2013 sore. Itu terjadi karena hujan terus menerus menguyur. Akibatnya, tanah urugan untuk tangga setinggi 3 meter melorot. Sementara, tembok penahan tidak kuat menahannya. Apalagi, pengurugan tangga itu dilakukan musim kemarau.
"Akan tetapi, saat ini bangunan yang ambrol sedang kami perbaiki. Ini sudah menjadi risiko pelaksana proyek," katanya.
Dia menambahkan, bangunan monumen perjuangan itu secara keseluruhan ditargetkan seminggu kedepan selesai. Mengingat, kini proses pembangunannya tinggal finishing dan perataan halaman keliling monumen.