![]() |
|
|
PanturaNews (Pemalang) - Ada yang unik dalam rangkaian pelantikan kepala desa (Kades) tahap II termin kedua kali ini. Pasalnya, saat detik-detik pelantikan kepala desa berlangsung di pendopo kabupaten, kantor Balaidesa Kalirandu, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dikabarkan ambruk secara mendadak. Karuan saja hal itu membuat sebagian warga Desa Kalirandu berspekulasi yang tidak-tidak.
Menurut keterangan saksi mata yang kebetulan rumahnya persis di depan balaidesa tersebut, kejadian itu Rabu 16 Januari 2013 sekitar pukul 09.10 WIB. Saat itu baru saja Sekdes memasukkan motor inventaris desa ke ruangan pertemuan. Begitu Sekdes keluar, atap bangunan itu ambruk.
Secara fisik bangunan tersebut masih kelihatan kuat, kayu reng dan usuknya juga tidak kemakan rayap atau busuk. Balungan kayu sebagai penyangga atap juga masih kelihatan bagus. Akan tetapi ambruknya bangunan itu, menurut salah satu warga karena sudah cukup tua. Bangunan itu diperkirakan sudah berumur antara 30-an tahun.
Kepala Desa Kalirandu, Nedi Purbo, SIP saat meninjau dan memeriksa balaidesanya yang ambruk mengatakan, pihaknya belum bisa berbuat apa-apa. Karena dia sendiri belum masuk ke kantornya.
"Masuk ke dalam aja belum, jadi saya belum bisa melangkah apa terkait dengan kejadian itu," kata Nedi.
Secara umum Nedi menyampaikan, bahwa ambruknya ruang pertemuan itu tidak akan menggangu aktifitas dalam menjalankan tugas bersama para perangkatnya, karena ruang itu adalah ruang pertemuan, sedangkan masing-masing perangkat mempunyai ruang tersendiri, akan tetapi hal itu tidak enak dipandang mata, sambung Nedi.
Disampaikan, bahwa pada Kamis 17 Januari 2013, akan berlangsung acara pisah sambut antara kepala desa yang sudah purna dengan kepala desa baru. Terkait hal itu acara yang sedianya akan ditempatkan di ruang pertemuan, dipindah ke halaman balaidesa sebelah selatannya. Resikonya, panitia harus mengeluarkan anggaran tambahan untuk menyewa seng dan layos sebagai tempat pelaksanaan pisah sambut antara kades yang purna dengan kades baru hasil Pilkades tahap II, 16 Desember 2012 yang lalu.