Konsleting Listrik, Rumah Warga Ludes Terbakar
-Laporan Zaenal Muttaqin
Kamis, 10/01/2013, 09:23:20 WIB

Rumah warga di Dawuhan Kecamatan Sirmpog ludes terbakar (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Sebuah rumah milik Wahyono (40) di Dukuh Paingan RT 04 RW 01 Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Brebes, Jawa Tengah, Kamis 10 Januari 2013 sekira pukul 08.00 WIB ludes terbakar. Kebakaran yang diduga kuat akibat hubungan arus pendek (konsleting) listrik itu, juga mengakibatkan kerusakan ringan pada dua rumah lainnya yang berdampingan.

Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian menyebutkan, saat kebakaran terjadi rumah dalam keadaan kosong, Wahyono pemilik rumah sedang bekerja di ladangnya. Tiba-tiba muncul api dari dalam rumah dan dengan cepat menjalar serta membakar seluruh isi rumah.

Upaya pemadaman segera dilakukan oleh warga sekitar yang kebetulan mengetahuinya. Pemadaman dengan peralatan seadanya itu akhirnya berhasil setelah satu jam berikutnya dan api tidak sampai menjalar ke rumah lainnya. Meski begitu api sepat menyambar bagian depan dan samping rumah milik Khunaeni (65) dan Dirwan (41) sehingga mengakibatkan kerusakan ringan.

"Warga yang tahu kejadian itu langsung membantu memadamkan api agar tidak merambat ke rumah lainnya," kata Kepala Desa Dawuhan, Abdul Kholik.

Akibat kejadian itu seluruh isi rumah Wahyono, seperti perabot dan meja kursi serta tempat tidur, ludes dan nyaris tidak ada yang bisa diselamatkan. Bangunan rumah yang terbuat dari kontruksi kayu dan papan serta atap seng itu kelihatan masih tetap berdiri tapi seluruh bagian telah hangus menjadi arang.

"Ada beberapa pakain saja yang bisa diselamatkan, tapi perabot rumah tangga ludes," kata Kholik.

Kapolsek Sirampog, AKP abdul Ghofir SSos membanarkan peristiwa kebakaran pada pagi hari itu. Menurutnya, berdasarkan penyelidikan sementara penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik. "Dugaan kuat konsleting listrik, tapi penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan," katanya.

Sementara itu, Camat Sirampog, Munaedi SH yang telah meninjau ke lokasi mengatakan, peristiwa kebakaran telah dilaporkan ke Bupati Brebes melalui dinas terkait. Sore ini juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan mengirim bantuan logistik untuk korban kebakaran. "BPBD segera datang untuk memeberikan batuan logistik," ujarnya.

Dikatakan, dari pendataan sementara kerugian akibat kebakarn tersebut sebesar Rp 25 juta untuk rumah milik Wahyono yang ludes. Sementara dua rumah rusak ringan milik Khunaeni dan Dirwan masing-masing mengalami kerugian Rp 2,5 juta.

Rumah Wahyono dihuni oleh tiga jiwa yang kini mengungsi di rumah keluarganya. Rumah Khunaeni ada enam jiwa dan rumah Dirwan ada empat jiwa, kedua rumah ini masih ditempati karena hanya mengalami rusak ringan.

"Hanya Wahyono sekeluarga yang mengunsi lainnya masih bisa ditempati," pungkas Munaedi.