Ratusan Rumah, Tambak dan Sekolah Terendam Banjir
-Laporan Takwo Heriyanto
Jumat, 04/01/2013, 09:00:50 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Akibat meluapnya Sungai Sigeleng setelah diguyur hujan deras, ratusan rumah dan tambak milik warga di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terendam banjir, Jumat 04 Januari 2013.

Dari pantuan PanturaNews.Com, banjir juga menggenangi sejumlah fasilitas umum, seperti kantor Balai Desa Randusanga Kulon dan jalan menuju obyek wisata Randusanga Indah, serta SD Negeri 1 Randusanga Kulon. Akibatnya, para siswa terpaksa dipulangkan karena ruang kelas tempat kegiatan belajar mengajar terendam air.

Asep, salah seorang warga Desa Randusanga Kulon mengatakan, ada sekitar ratusan rumah warga di desanya yang terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 30-50 Cm. Bahkan sekitar 350 hektar tambak ikan bandeng juga tergenang banjir.

"Kalau ditaksir kerugiannya sekitar Rp 300 juta," ujar Asep.

Syamsudin, guru SD Negeri 1 Randusanga Kulon menuturkan, banjir yang terjadi telah merendam sebanyak lima ruang kelas di sekolahnya, termasuk halaman sekolah. Kondisi itu membuat pihak sekolah terpaksa memulangkan sebagian siswa untuk belajar di rumah.

"Akibat banjir ini, siswa kelas 1, 2 dan 3 terpaksa kami pulangkan untuk belajar di rumah. Tapi untuk siswa kelas 4, 5 dan 6 tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang kelas yang tidak terendam," terangnya.

Kepala Desa (Kades) Randusanga Kulon, Akhmad Zaeni mengatakan rumah yang terendam banjir tersebar di lima wilayah rukun keluarga (RT). Yakni, RT 2, RT 3, RT 4 RW 1, RT 5 dan RT 6 RW 2. Kondisi paling parah dialami warga RT 3 RW 1, dan RT 6 RW 2.

Sementara untuk jumlah tambak warga yang terendam banjir, lanjut Zaeni, sekitar 350 hektare. Padahal tambak itu mayoritas diisi ikan bandeng. "Jika diasumsi kerugian tambak 1 juta per hektar, maka total kerugian yang dialami warga mencapai Rp 300 juta," tandasnya.