Demo di Senayan, 2 Anggota PPDI Brebes Ikut Ditangkap
TK-Takwo Heriyanto
Senin, 17/12/2012, 06:59:03 WIB

Demo Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Gedung DPR-MPR RI Senayan (Foto: Dok)

PanturaNews (Brebes) - Aksi demo yang dilakukan oleh Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Gedung DPR-MPR RI Senayan, Jakata, beberapa waktu lalu, ternyata berujung pada penangkapan terhadap anggota PPDI oleh pihak Kepolisian.

Informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews.Com, menyebutkan dari 24 orang yang ditangkap, dua diantaranya merupakan anggota PPDI asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sekretaris PPDI Kabupaten Brebes, Khamim Abdul Hadi saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, membenarkan perihal penangkapan anggotanya itu.

Menurutnya, kedua anggota PPDI Kabupaten Brebes yang ikut ditangkap, yakni Rohisun dan Daryono, yang merupakan perangkat Desa Sigentong, Kecamatan Wanasari, Brebes. Namun demikian, penangkapan tersebut hanya berlangsung selama 1 hari (24 jam) saja.

"Mereka ditangkap pada Jumat 14 Desember 2012 sekitar pukul 15.00 WIB di sekitar Gedung Senayan. Tapi Sabtu 15 Desember 2012 sekitar pukul 13.00 WIB, mereka sudah dilepaskan kembali," kata Khamim, Senin 17 Desember 2012.

Menurutnya, saat ini keduanya sudah sampai ke tempat tinggal mereka masing-masing dengan selamat. Khamim menceritakan, penangkapan tersebut terjadi sesaat setelah aksi demo dilangsungkan di Gedung Senayan, Jakarta.

Selama berlangsungnya aksi, anggota PPDI dari Kabupaten Brebes tidak melakukan tindak anarkis apapun. Mereka bahkan diangkut oleh pihak Kepolisian saat sedang berjalan kaki di sekitar Senayan. Dalam aksi unjuk rasa itu, PPDI Kabupaten Brebes mengikut sertakan 700-an anggota, yang diberangkatkan bersama-sama dari Terminal Ketanggungan.

Menurutnya, hasil dari demo terkait Rencana Undang-Undang (RUU) tentang desa tersebut telah mendapat respon dari DPR-RI. Bahkan Pansus dan Panitia Kerja (Panja) DPR-RI menyepakati untuk membahas RUU Tentang Desa pada bulan Januari 2013.

Bahkan, lanjut Khamim, Ketua DPR-RI Marzuki Alie menyampaikan kalau lembaganya akan memperjuangkan RUU tentang Desa. Dia juga menyetujui kalau tuntutan perangkat desa untuk diangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai harga mati.

Seperti diketahui, aksi demo di Gedung Senayan, Jakarta pada Jumat 14 Desember 2012 kemarin oleh PPDI dan sejumlah elemen lainnya berujung ricuh. Peserta unjuk rasa bahkan sempat merangsek masuk ke Gedung Senayan dengan cara merobohkan pintu gerbang. Bahkan saat Ketua DPR-RI Marzuki Alie yang saat itu bermaksud menemui para pengunjuk rasa sempat dilempari botol minuman mineral.