Pemerintah Bantu Pengacara Bagi TKW Terancam Pancung
-Laporan Takwo Heriyanto
Jumat, 14/12/2012, 04:48:15 WIB

Bupati Brebes (kiri) memberi bantuan kepada keluarga TKW yang terancam dipancung (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Pemerintah menyiapkan pengacara untuk mendampingi Karni bin Medi Tarsim (35), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal RT 04 RW 4 Desa Karangjunti, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang terancam di hukum pancung di negara tempat bekerjanya, Arab Saudi.

Hal itu terungkap saat Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE bersama rombongan dari SKPD terkait Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, mengunjungi keluarga Karni di Desa Karangjunti, Jumat 14 Desember 2012 sore.

Dalam kunjungannya ke keluarga TKW tersebut, Bupati Idza Priyanti meminta supaya keluarga Karni untuk bersabar atas musibah yang dialaminya.

"Saya minta supaya keluarga Karni untuk bersabar atas musibah yang dialaminya di Arab Saudi," ujar Idza dalam perbincangannya dengan keluarga Karni didampingi Kepala Desa (Kades) setempat, Raudhlatul dan Camat Losari, Supriyadi.

Pemkab Brebes, kata Idza, akan terus berupaya melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat baik, Kementrian Luar Negeri, BNP2TKI maupun Satgas TKI yang akan membantu memberikan pendampingan dalam menindaklanjuti kasus tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian Pemkab Brebes atas permasalahan tersebut, bupati memberikan bantuan materi yang diberikan langsung kepada keluarga Karni.

Kades Karangjunti, Raudlatul, mengatakan bahwa kasus yang menimpa salah satu warganya ini sedang ada upaya penanganan serius dari pemerintah. Yakni dengan menyiapkan tim pengacara untuk mendampingi dalam proses hukum di Arab Saudi nanti.

"Kalau saat ini, kasus yang dialami Karni belum disidangkan. Tapi, yang jelas upaya penanganan serius dari pemerintah. Yakni dengan menyiapkan tim pengacara untuk mendampingi dalam proses hukum di Arab Saudi nanti," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Karni akan dieksekusi mati dengan cara dihukum pancung karena dituduh telah membunuh anak majikannya yang berumur 4 tahun. Namun, Karni membunuh anak majikan itu karena dibawah ancaman seseorang lewat SMS. Dan  kalau tidak mau dibunuh, maka Karni harus membunuh anak majikannya itu.