![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Karangjunti RT 04 RW 4 Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Karni bin Medi Tarsim (35), dikabarkan terancam dieksekusi mati dengan cara hukum pancung di negara tempatnya bekerja di Kota Yanbu, Arab Saudi.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews.Com menyebutkan, Karni akan dieksekusi mati karena dituduh telah membunuh anak majikannya yang berumur 4 tahun. Namun, Karni membunuh anak majikan itu karena dibawah ancaman seseorang.
"Karni membunuh anak majikannya karena ada yang mengancam akan membunuhnya (Karni-red) lewat SMS dari orang dekat. Kalau tidak mau dibunuh, Karni harus membunuh anak majikannya itu. Informasi dari Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) RI begitu," ujar Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Brebes, Ir. Amin Budi Raharjo, Kamis 13 Desember 2012.
Dia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada 26 September 2012 lalu. Pihaknya mengaku sudah koordinasi dengan BNP2TKI maupun Satgas TKI, terkait dengan advokasi hukum bagi Karni.
Terpisah Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE mengatakan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes akan berupaya meminta kepada Kemenlu RI untuk bisa membantu penanganan kasus Karni, TKW asal Desa Karangjunti agar terbebas dari kasus yang akan ditimpakan.
“Kami tetap akan berjuang agar Kemenlu RI bisa membantu perlindungan TKW tersebut terbebas dari jeratan hukuman pancung. Ya, doakan saja. Mudah-mudahan TKW tersebut bisa bebas dari hukuman pancung," ungkap Idza saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Pihak Pemkab Brebes, kata Idza, juga akan berupaya mendatangi keluarga Karni, sebagai bentuk kepedulian Pemkab Brebes terhadap warganya.