![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Sekurangnya selama 6 tahun atau tepatnya sejak tahun 2006, puluhan siswa SD Negeri 2 Pagejugan, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terpaksa harus belajar di mushola. Hal ini disebabkan, kondisi sarana dan prasarana seperti ruang kelas dan meja serta kursi tidak mencukupinya.
Dari pantauan PanturaNews.Com, sekilas bangunan SD tersebut terlihat bagus. Namun, jika kita menuju ke sebuah Mushola yang berada di lingkungan sekolah tersebut, kita akan menemukan sikitar 50 orang siswa kelas 3 yang tengah mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Kepala Sekolah SD Negeri 2 Pagejukan, Ahmad Mudasir saat dikonfirmasi, Jumat 07 Desember 2012, mengaku sengaja memindahkan para siswanya untuk belajar di Mushola karena tidak ada ruangan lagi.
Diakuinya pula, pihaknya telah beberapa kali mengajukan ke Dinas Pendidikan setempat untuk mengadakan penambahan ruang kelas, namun hingga saat ini belum juga ditanggapi.
"Kami telah berulangkali mengajukan permohonan bantuan ruang kelas baru, namun hingga kini tidak pernah ditanggapi. Sangat disayangkan jika kucuran dana bantuan pendidikan setiap tahunnya yang mencapai puluhan milyar, sama sekali tidak tepat sasaran," ujarnya.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Brebes, Angkatno, mengatakan pihaknya berjanji pada tahun 2013 mendatang akan segera menambah ruang kelas baru, serta merehab sejumlah ruangan agar nantinya para siswa dapat belajar dengan baik.