![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Pembangunan pelabuhan niaga Kota Tegal, Jawa Tengah, kini memasuki tahap III. Kementrian Kelautan kembali mengucurkan dana sebesar Rp 10 milyar, untuk kelanjutan pembangunan pelabuhan niaga di tahun 2013. Sayangnya, hingga kini belum ada akses jalan untuk keluar masuk keperluan pembangunan, sehingga pembangunan terkesan lebih lamban.
Hal itu disampaikan Sekretaris Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Pelabuhan Niaga Tegal, Drs. Khaerul Huda, M.Si, Kamis 6 Desember 2012.
Khaerul menyatakan pembangunan pelabuhan niaga akan cepat selesai dilaksanakan jika akses jalan sudah ada. padahal untuk saat ini, PT. (Persero) Pelindo sudah membuat jaminan mengenai hak pakai aset Pelindo untuk digunakan sebagai akses jalan masuk dan keluar. hal ini dikarenakan Master Plan dan Detail Enginering Design (DED) pembangunan pelabuhan niaga Kota Tegal sudah ada sejak tahun 2011 lalu.
“Sesuai rencana, akses jalan menuju pelabuhan niaga kota tegal dibuat sepanjang 1 kilometer dengan lebar 20 meter,” kata Khaerul.
Menurut Khaerul, pembangunan pelabuhan niaga Kota Tegal sudah dimulai sejak tahun 2011 dan menghabiskan anggaran APBN sebesar Rp 6,3 milyar untuk tahap pertama dan Rp 7 milyar untuk tahap kedua. Pembangunan tahap pertama adalah membangun penahan gelombang atau Speald Way Groin sepanjang 70 meter. kemudian pada tahap kedua atau tahun 2012 dibangun Speald Way Groin sepanjang 75 meter. pembangunan speald groin tahap pertama dan kedua menghabis anggaran Rp 6,3 milyar dan 7 milyar rupiah.
Sedangkan pada tahap ketiga ditahun 2013, dengan dana APBN Rp 10 milyar akan digunakan untuk meneruskan pembangunan Speald Way Groin yang sudah dilaksana pada tahap pertama dan kedua. selain itu speald way groin juga akan dibangun di lintasan yang membelok. jika ditotal panjang speald way groin yang dipasang mencapai 258 meter.
“Dalam pembangunan pelabuhan niaga ini, akan dilakukan reklamasi pantai yang menjorok 100 meter dari bibir pantai.menurut khaerul pasir yang digunakan untuk reklamasi pantai menggunakan pasir hasil pengerukan kolam pelabuhan Tegal,” tegasnya.