![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Sedikitnya 60 orang peserta terdiri dari kelompok peternak yang berada di Kabupaten Tegal dan Kota Tegal, Jawa Tengah, menerima bantuan ternak sapi dan kambing dari Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, DR. Dewi Aryani, M.Si. Penyerahan bantuan diawali dengan Pelatihan Teknologi Budidaya Tenak Sapid an Kambing melalui program Speklok yang digelar Kementerian Ristek RI, di Kantor Desa Getaskerep, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Kamis 06 Desember 2012 siang.
Staf Khusus Dewi Aryani, Dyah Wahyu Winarti, S.Sos yang akrab disapa Wiwien, dalam sambutanya meminta maaf atas ketidak hadiran Doktor pertama perempuan bidang kebijakan energi di Indonesia itu. Menurutnya, Dewi Aryani saat ini sedang konsentrasi di DPR RI, dan atas permintaan Ketua Fraksi PDIP agar stanby di Senayan.
“Bu Dewi diminta membatalkan semua kegiatan, karena harus konsentrasi di DPR yang saat ini sedang membahas soal inefesiensi PLN. Kesibukan itu yang membuat Bu Dewi harus siaga,” kata Wiwien.
Meski demikian, lanjut Wiwien, tapi Dewi Aryani tetap komitmen membangun tiga daerah di Dapil IX Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Kabupaten Brebes. Dewi Aryani akan selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di tiga daerah.
“Pesan Bu Dewi agar ternak yang sudah diterima dan dijaga dengan sepenuh hati. Bu Dewi juga mengatakan akan selalu memperjuangkan kepentingan masyarakat Dapil 9 dengan sepenuh hati,” tutur Wiwien.
Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tegal, Ir. Suhartono, MM, atas nama Bupati Tegal mengucapkan terimakasih kepada program pelatihan oleh Kementerian Ristek RI atas usulan Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, DR. Dewi Aryani, M.Si.
“Kami berharap para perserta pelatihan akan menjadi pionir, dan menularkan ilmunya ke peternak lain, serta bisa mengembangkan usaha peternakanya,” harapnya.
Setiawan Martono, S.Pt dari Kementerian Ristek mengatakan, sapi yang diberikan kepada peternak adalah jenis sapi peranakan ongol (PO). Jenis sapi ini sangat tahan penyakit, mudah sekali beradaptasi dengan lingkunganya, dan bisa memanfaatkan pakan kwalitas rendah. Begitu pula dengan kambing yang diberikan adalah jenis jawa randu. Kelebihan kambing jenis ini tidak jauh beda dengan sapi PO.
Penyerahan bantuan ternak kambing dan sapi, secara simbolis dilakukan oleh Staf Khusus Dewi Aryani, Dyah Wahyu Winarti kepada Setiawan Martono, dan selanjutnya diserahkan kepada peternak penerima bantuan.
Sementara Dewi Aryani yang dihubungi melalui telepon mengatakan, bahwa salah satu permasalahan peternakan saat ini adalah populasi ternak sapi di Indonesia cenderung statis. Padahal, kebutuhan masyarakat terhadap daging sapi cenderung meningkat seiring dengan semakin meningkatnya pengetahuan gizi masyarakat dan tingkat pendapatannya. Akibatnya, sampai saat ini kebutuhan daging di dalam negeri masih harus dicukupi oleh pasokan dari luar negeri.
“Masalah utama yang terjadi pada hampir semua peternak di Indonesia, adalah rendahnya pengetahuan tentang cara beternak yang benar. Seringkali ditemui di lapangan, seorang peternak tidak mengetahui waktu yang tepat untuk mengawinkan sapi potongnya. Selain itu, pemberian pakan umumnya dilakukan secara trial and error, tanpa tahu kandungan gizi bahan pakan yang cukup,” katanya.
Karena melihat realita di itu, Dewi Aryani, yang diusung dari Dapil IX Jawa Tengah, mengambil langkah untuk berpartisipasi dalam memecahkan problem kemandirian dan kedaulatan pangan, terutama dalam sektor peternakan sapi dan kambing.