![]() |
|
|
PanturaNews (Pemalang) - Beras untuk keluarga miskin (Raskin) ke-13 yang didistribusikan setelah bulan Agustus 2012 yaitu sebelum hari Raya Idul Fitri, mengalami penunggakan pembayaran. Tercatat ada 4 desa yang belum melunasi. Itulah yang menyebabkan distribusi bulan berikutnya yaitu September, Oktober dan Nopember tersendat.
Hal itu disampaikan Drajat dari Subdiper Pekalongan pada acara Rakor Evaluasi Pelaksanaan Program Raskin untuk Tahun 2012 se eks Kawedanan Pemalang, di Pendopon Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu 21 Nopember 2012.
Drajat mengatakan, evaluasi yang dilaksankan secara rutin setiap 1 bulan sekali itu, bertujuan untuk mengetahui kelancaran distribusi Raskin ke desa-desa, termasuk dalam hal pembayarannya. Di kabupaten Pemalang ada 4 kecamatan yaitu kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Taman dan Petarukan yang mengalami penunggakan pembayarannya. Dari 4 kecamatan itu, 3 diantaranya adalah wilayah eks Kawedanan Pemalang.
Sementara Ketua LSM Lapkon (Lembaga Perlindungan dan Advokasi Konsumen) Pemalang, Andi Rustono saat ditemui secara terpisah mengatakan, bahwa yang terjadi di tingkat masyarakat tidak serta-merta standar pembagian Raskin yang diterapkan BPS itu dijalankan sepenuhnya. Desa dan Kelurahan banyak yang menerapkan standar keberpihakan, ketimbang standar dari BPS tentang kriteria warga miskin.
Alasannya cukup sederhana, mereka para kepala desa menghindari benturan atau gejolak dengan masyarakat, sehingga pola pembagian Raskin yang dierapkan oleh sebagian besar desa di Kabupaten Pemalang disama-ratakan.