![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Puluhan ribu pohon di tanam di kawasan hutan Gunung Sumping, Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Penanaman yang dilakukan oleh masyarakat itu, bertujuan untuk melestarikan sumber mata air Setra Menggala yang ada di bawah bukit tersebut.
"Penanaman 29 ribu pohon dilakukan oleh masyarakat Desa Plompong, untuk menjaga kelestarian mata air yang ada di bawah Gunung Sumping," kata Kepala Desa Plompong, Ikhya Ulumudin kepada PanutraNews.Com, Selasa 20 November 2012.
Penanaman pohon dilakukan oleh warga bersama perangkat desa, anggota karang taruna, anggota Pramuka dan anggota TNI Koramil Sirampog, sejak Sabtu 17 November 2012 lalu. Jenis pohon yang ditanam antara lain, durian, mangga, alpokat dan lainnya. "Ada beberapa macam pohon semuanya bantuan dari Perhutani dan kantor lingkungan hidup," ujar Ikhya.
Penanaman ribuan pohon dimaksudkan untuk menjaga kelestarian hutan dan mata air yang ada di bawah Gunung Sumping yang lahannya milik Perhutani. Mata air Setra Menggala memiliki debit air hingga 200 liter per detik dan dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih warga Plompong.
"Rencananya juga akan dimanfaatkan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Unit Ibu Kota Kecamatan (IKK)Bumiayu," ungkap Ikhya.
Sementara Pimpinan PDAM Unit IKK Bumiayu, Muflihin mengatakan, pihaknya akan membeli air dari sumber mata air Setra Menggala ke Perhutani untuk memasok kebutuhan pelanggannya. Pihaknya akan membeli sebanyak 75 liter per detik ke Perhutani sebagai pemilik sumber tersebut.
"Sumber itu milik Perhutani, kami nanti akan membeli setelah dibangun oleh Perhutani sebagai pemilik lahan tempat sumber tersebut," kata Muflihin di Bumiayu.
Rencananya akan segera dilakukan perjanjian antara PDAM Brebes dengan Perhutani untuk pemanfaatan air bersih dari sumber tersebut. Nantinya air bersih dari sumber itu akan dialirkan untuk memasok kebutuhan pelanggan baru yang ada di Bumiayu dan menambah jaringan ke Buaran Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung.
"Akan kita kembangkan sampai ke Buaran dan debit 75 liter per detik diharapakan bisa mamasok untuk lima ribu pelanggan," tandas Muflihin.