Jembatan Ambles, Jalur Angkutan Umum Putus
-Laporan Zaenal Muttaqin
Rabu, 31/10/2012, 05:27:01 WIB

Pengendaran sepeda motor hati-hati melintasi jembatan Pagenjahan yang ambles (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Jalan kabupaten ruas Kalierang-Negaradaha yang ada di Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, putus. Jalan yang menjadi jalur angkutan umum trayek Bumiayu - Negaradaha itu putus akibat amblesnya jembatan Pagenjahan.

Pantauan di lokasi, Rabu 31 Oktober 2012, nampak jembatan dengan ukuran lebar 4 meter dan panjang 3 meter itu ambles membentuk lubang besar yang menganga, dan hanya tersisa kira-kira satu meter. Kondisi itu membuat jalan tidak dapat dilintasi kendaraan roda empat sehingga angkutan umum yang biasa melintas di jalur itu dialihkan ke jalur lain.

"Jembatan Pagenjahan ambles, tidak bisa dilintgasi kendaraan roda empat," kata Kepala Desa (Kades) Kalierang, M Shofwan.

Menurutnya, jembatan yang melintang diatas saluran irigasi sekunder itu ambles karena usianya yang cukup tua. Jambatan itu dibangun pada jaman Belanda yang umurnya sekira 80 tahunan dan belum pernah dlakukan perbaikan.

"Kontruksi jembatan dengan tatanan bata melengkung usianya sudah 80 tahun, sehingga rapuh dan ambrol," ujar Shofwan.

Dikatakan, jembatan ambrol pada Sabtu (28/10) malam lalu setelah dilintasi oleh kendaraan jenis truk. Amblesnya jembatan itu mengakibatkan jalur transportasi terganggu, padahal itu jalur perekomian warga. "Sekarang tidak ada angkutan umum yang lewat dan warga harus mengeluarkan ongkos lebih banyak dengan kendaraan untuk menuju ke pasar," tutur Shofwan.

Amblesnya jembatan tersebut telah dilaporkan ke Pemkab Brebes melalui poihak terkait dan diharapkan segera ada penanganan. Sementara di lokasi telah diberi tanda peringatan agar pengguna jalan hati-hati ketika melintasinya.