PPK UI Teliti Kesehatan Ibu Hamil dan Batita
ZM-Zaenal Muttaqin
Selasa, 23/10/2012, 09:43:08 WIB

Petugas survey dari PPK UI sedang melakukan wawancara kepada warga (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Petugas suvey dari Pusat Penelitian Kesehatan (PPK) Universitas Indonesia (UI) Jakarta, melakukan penelitian di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah, Selasa 23 Oktoeber 2012. Kegiatan tersebut dalam rangka pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Progresif Pengentasan Gisi (Prestasi).

"Ada 12 surveyor dan satu koordinator dari PPK UI yang kini sedang melakukan penelitian dalam rangka PKH Prestasi," ujar Koordinator Lapangan PKH Kecamatan Paguyangan, Akmari.

Menurutnya, sasaran penelitian adalah para ibu hamil (Bumil) dan anak usia di bawah tiga tahun (Batita) yang ikut PKH dan non PKH. Penelitian dilakukan di wilayah desa Winduaji, Paguyangan, Taraban, Pagojengan dan Pakujati.

"Masing-masing desa yang diteliti sebanyak 32 bumil dan batita dari peserta PKH dan 32 bumil serta batita non PKH," kata Akmari.

Dikatakan, dalam melakukan penelitian para surveyor melakukan wawancara terkait proses kehamilan, persalinan serta biaya berobat kesehatan. Pada bayi juga dilakukan pemeriksaan kesehatan yang meliputi berat badan, tinggi badan, tes darah dan tes fesses atau buang air besar (BAB).

"Untuk mendapatkan data dilakukan wawancara yang cukup lama atau sekitar satu jam untuk satu orang, itu dilakukan untuk mendapatkan data yang valid," tutur Akmari.

Ditambahkan, PKH merupakan pemberian bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) yang memiliki kriteria sebagai ibu hamil atau masa nifas, anak balita, anak usia Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sementara kewajiban peserta PKH adalah diharuskan secara rutin memeriksakan knadungannya ke pelayanan kesehatan, mengikuti Posyandu bagi balita dan wajib menyekolahkan anaknya sampai ke tingkat pendidikan dasar.

"Program pemerintah yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga," tandas Akmari.