![]() |
|
|
PanturaNews (Pemalang) - Dalam upaya mempersiapkan pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serempak di Kabupaten Pemalang, jajaran Muspika Kecamatan Petarukan gelar dialog interaktif di studio I Radio Pantura FM Jalan Desa Panjunan Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah, Selasa 16 Oktober 2012.
Kegiatan bertemakan "Muspika Petarukan Menyapa" tersebut, disiarkan secara online dengan nara sumber dari Muspika Kecamatan Petarukan.
Camat Petarukan, Drs. Mu'minun menyampaikan, bahwa sesuai dengan Keputusan Bupati Pemalang No. 171/79/2012 tentang Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Pemalang, terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan tanggal 4 Nopember 2012 diikuti oleh 80 desa, sedangkan tahap kedua tanggal 16 Desember 2012 yang diikuti oleh 86 desa. Khusus untuk Kecamatan Petarukan ada 15 desa yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa.
Dikatakan oleh Mu'minun, dari 15 desa tersebut yang masuk dalam tahap pertama adalah Desa Klareyan, Nyamplungsari, Kendalrejo, Temuireng, Pesucen, Karangasem, Kendalsari dan Desa Iser, sedangkan untuk tahap keduanya adalah Desa Kalirandu, Sirangkang, Panjunan, Petanjungan, Tegalmlati, Loning dan Kendaldoyong.
Kapolsek Petarukan, AKP Pranata, SH, MH lebih menyoroti pada hal pengamanan yang akan dilaksanakan pada proses pemilihan kepala desa di wilayahnya.
Menurut Pranata, pada H-2 dan H+1 pihaknya akan mensiagakan personilnya di desa-desa yang akan menggelar pesta demokrasi. Namun demikian karena jumlah personil di Polsek terbatas, nanti kami akan dibantu dari TNI yaitu Koramil 03 Petarukan ditambah dari Linmas di masing-masing desa.
"Kami akan menerapkan pola pengamanan dari masing-masing desa yang telah teridentivikasi dengan pola 1 banding 6 untuk desa sangat rawan, 1 banding 4 untuk desa rawan dan pola 1 banding 2 untuk desa aman," kata Pranata.
Ditambahkan, khusus untuk desa dengan kategori sangat rawan, Polsek Petarukan akan menempatkan Babinkamtibmas dan intel, sehingga pada hari pelaksanaan nanti tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Pada sesi dialog via telephone, ada pemirsa yang menanyakan tentang "money politic" yaitu pembagian sembako atau uang oleh calon kepala desa. Oleh camat Petarukan dijawab, bahwa hal itu boleh-boleh saja asal dengan tujuan tidak untuk memuluskan atau memenangkan calon kepala desa bersangkutan, tetapi lebih pada niat shodaqoh kepada warga.
Diakhir acara, Danramil 03 Petarukan Kapten Inf.Makmuri mengingatkan, "Mari kita jaga suasana kondusif di tiap-tiap desa agar pelaksanaan Pilkades bejalan lancar, aman, tertib dan sukses".