![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Praktik politik uang dalam perhelatan Pemilukada merupakan hal yang biasa terjadi. Disisi lain, itu merupakan hal luar biasa bila itu dilakukan masif dan sistematis. Tapi, masyarakat seyogyanya selektif saat milih, karena jangan sampai menyesal selama lima tahun karena salah pilih pemimpin.
"Kalau perlu terima saja uangnya. Tapi pilihan tetap sesuai hati nurani," kata anggota Komisi II DPRRI dari Fraksi Golkar, Nurul Arifin, saat kunjungan kerja ke Kabupaten Brebes dalam rangka meninjau persiapan Pemilukada Brebes, Sabtu 06 Oktober 2012 sore.
Menurut artis yang pernah tenar dan sekaligus sebagai Wakil Sekretaris DPP Partai Golkar ini, tindakan hukum akibat politik uang itu ada, termasuk ada pasal yang bisa memidanakan pelaku. Salah satunya bisa membatal kepesertaan calon bupati (cabup) yang terlibat sebagai peserta pemilukada.