Pegadaian Madiun Tolak Barang Jaminan Black Berry
AZ-Agus Zahid
Jumat, 05/10/2012, 02:23:01 WIB

Cabang Pegadaian Madiun, Kastro

PanturaNews (Madiun) - Pegadaian Cabang Madiun, Jawa Timur, menolak HP Black Berry sebagai barang jaminan gadai. Pasalnya, jenis barang elektronik ini selain penyusutan harganya relatif cepat, pegadaian juga merasa kesulitan mendata jenis dan regrestrasi jenis alat elekronik tergolong canggih ini.

"Kami tidak berani menerima karena penyusutanya terlalu cepat, rentan dua minggu harga sudah turun. Padahal harga taksiran yang kami perkirakan harga empat bulan ke depan," kata Pimpinan Cabang Pegadaian Madiun, Kastro, Kamis 4 Oktober 2012.

Menurutnya, pegadaian selektif dalam menerima barang jaminan gadai, terutama jenis barang elekronik. Tetapi untuk barang-barang yang nilai penyusutan harganya tidak terlalu cepat, masih bisa diterima sebagai jaminan gadai. "Kalau HP Nokia, Samsung masih kita terima. Tapi kalau jenis HP merk China kita juga tidak menerima," lanjut Kastro.

Dijelaskan, barang-barang yang sering menjadi jaminan gadai antara lain sepeda motor, emas, baik batangan maupun perhiasan serta alat elekronik yang nilai penyusutanya tidak terlalu cepat. "Yang banyak digadaikan ya kendaraan, emas, mobil juga ada," jelasnya.

Kastro menambahkan, jika barang yang dapat diterima sebagai jaminan gadai kondisinya masih tergolong baru, paling tidak kondisinya masih 80 persen. Khusus HP, barang yang dapat diterima jenis dan tipenya model keluaran tahun ini atau paling tidak setahun yang lalu.

"Biasanya kalau tahun ajaran baru banyak yang menggadaikan, kalau hari raya banyak yang diambil kembali, kadang ada yang diambil lebih cepat," pungkas Kastro.