![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melalui Tim SAR menggelar kegiatan Pelatihan SAR Tanggap Bencana di Pantai Randusanga Indah (Parin) Brebes.
Pelatihan diikuti oleh organisasi pemuda selama 3 hari. Kegiatan dimaksudkan dalam rangka meningkatkan kemampuan dan pengurangan kerentanan bagi aparatur dan masyarakat dari ancaman bencana. Di samping itu adalah agar warga masyarakat tetap hidup aman, nyaman selamat dari bencana walau berdampingan dengan ancaman (living in harmony with disaster).
Menurut Ketua SAR Kabupaten Brebes, Adhe Dhani Raharjo, pelatihan ini dimaksudkan agar masyarakat siap dan tangguh dalam menghadapi bencana alam.
Materi pelatihan terdiri dari berbagai teknik, penyelamatan mulai dari kebencanaan, vertical rescue, navigasi, dapur umum, penyelaman, pendirian tenda hingga pertolongan pertama.
“Sasaran pelatihan, adalah para pelajar, organisasi politik dan organisasi masyarakat, masyarakat umum juga aparat pemerintah,” ujar Adhe, Selasa 02 Oktober 2012.
Secara reguler, kata Adhe, Tim SAR Kabupaten Brebes akan menggelar pelatihan. Tiap tahunnya pelatihan tanggap bencana dilaksanakan dalam beberapa periode. Ke depannya, ujar Adhe, diharapkan akan terbentuk tim relawan tanggap bencana di tiap desa.
Hingga saat ini, tambah Adhe sudah terbentuk 200 orang relawan yang tergabung dalam 8 organisasi tanggap bencana yang tersebar di seluruh Kabupaten Brebes. Idealnya, kata Adhe, paling tidak tiap desa ada 5 relawan tanggap bencana yang siap dan tangguh terlatih.
Pentingnya masyarakat yang siap dan tangguh menghadapi ancaman bencana memang sangatlah penting. Sebab, sepanjang tahun tahun 2011 kemarin tercatat paling tidak ada 176 kejadian bencana alam di wilayah Kabupaten Brebes. Sementara awal tahun 2012 terdapat 2 kecamatan dan 18 desa yang terendam banjir.