![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Menaggapi mosi tidak percaya oleh 38 ulama besar di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, calon wakil bupati (cawabup) Pemilukada Brebes 07 Oktober 2012, Ketua PCNU Brebes, H. Athoillah SE MSi mengatakan, bahwa yang memberikan mosi tidak percaya terhadap dirinya itu adalah orang yang tidak tahu diri.
"Saya itu dipilih oleh pengurus ranting NU hingga kabupaten. Sehingga,mereka yang tidak percaya itu bukan orang-orang dari struktural NU, makanya tidak berpihak kepada kami," ujar Athoillah usai kampanye akbar bersama pasangannya, Agung Widyantoro di lapangan Stadion Karangbirahi, Minggu 30 September 2012.
Menurutnya, alasan untuk menjatuhkan dirinya itu juga dinilai tidak rasional. Sebab, sejak muncul di bursa Pemilukada Brebes ini, pihaknya sudah tidak aktif lagi sebagai Ketua PCNU dan sudah diserahkan kepada wakil Ketua PCNU.
"Jadi, kalau saya dibilang akan diusulkan kepada PBNU untuk memecat saya dari Ketua PCNU, itu jelas tidak mungkin. Karena saya justru direstui oleh PBNU. Jadi, sekali lagi itu tidak mungkin," ungkapnya.
Bahkan, lanjut Athoillah, ketika para ulama memberikan restu kepadanya, pihaknya langsung menghadap kepada Ketua Umum PBNU KH. Syahid Agil dan memberikan dukungan positif untuk menyelsaikan terhadap persoalan Kabupaten Brebes melalui Pemilukada Brebes ini.
"Pada intinya, yang memberikan mosi tidak percaya kepada saya itu adalah dilakukan oleh oknum-oknum yang sengaja mencari-cari uang receh saja kok," tandasnya.