![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Bentrok massa dengan aparat Kepolisian Polres Brebes, Brimob serta TNI terjadi karena massa dari simpatisan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Brebes, tidak puas atas proses tahapan Pemilukada yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Rabu 19 September 2012, di lapangan Stadion Karangbirahi Brebes.
Beberapa unit mobil water canon dan kawat berduri diturunkan beserta pasukan yang dipersenjatai dengan tameng. Aksi penyerangan pun terjadi hingga polisi mengambil sikap bertahan dan menghalau keanarkisan massa, dengan menyemprotkan air dari water canon. Massapun akhirnya memilih membubarkan diri, namun beberapa saat kemudian massa kembali melakukan aksinya.
Bahkan, massa melakukan pembakaran satu unit mobil polisi, serta melakukan penjarahan barang-barang elektronik terhadap mobil yang berada dilokasi kejadian. Tak mau kalah dengan aksi massa yang membawa berbagai macam senjata tajam termasuk pistol itu, pasukan yang telah dipersenjatai dengan tameng dan senjata pula berhasil melumpuhkan beberapa orang.
Ditengah kerusuhan itu pula, terdapat salah satu korban yang melakukan aksi anarkis tersebut meninggal ditempat kejadian. Namun, korban tewas bukan karena terkena peluru tembakan aparat keamanan, melainkan tewas karena adanya kerusuhan yang membabi buta. Korban sendiri langsung diindentifikasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh aparat kepolisin Polres Brebes.
Beberapa orang yang melakukan aksi anarkis itu, juga berhasil ditangkap oleh aparat, hingga akhirnya massa kembali membubarkan diri dari lokasi kejadian. Setidaknya, itulah persiapan yang dilakukan jajaran Polres Brebes dalam rangka Pospam Kota Brebes pengendalian massa atau simulasi pengamanan Pemilukada Brebes 2012.
Meski kegiatan tersebut hanya simulasi dan latihan, namun kegiatan yang melibatkan ratusan aparat kemanaman ini mendapat perhatian masyarakat yang sedang melintas di Stadion Karangbirahi.
Hadir dalam kegaiatan simulasi tersebut Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol. Drs. Achmad Syukrani, SH, M.Hum beserta rombongan, Kapolres Brebes AKBP Kif Aminanto, dan pejabat Muspida di lingkungan Pemkab Brebes, serta tamu undangan lainnya.
Usai kegiatan tersebut, Wakapolda Jateng, Brigjen Pol. Drs. Achmad Syukrani, SH, M. Hum melalui Kabag Humas Polda Jateng, Kombes Djihartono mengatakan, tujuan dilaksanakannya simulasi pengamanan Pemilukada itu untuk antisipasi persiapan kerusuhan dalam pesta demokrasi rakyat, sehingga dapat berjalan dengan damai dan lancar. "Intinya hanya itu saja kok tujuannya," singkat Kombes Djihartono kepada wartawan.