Cabup-Cawabup Jangan Menghalalkan Segala Cara
TK-Takwo Heriyanto
Sabtu, 15/09/2012, 11:14:42 WIB

Ilustrasi

Pantura News (Brebes) - Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, semakin dekat. Sesuai tahapan yang dirancang Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat, pesta demokrasi rakyat tersebut akan digelar 07 Oktober 2012 mendatang.

Semakin dekatnya pelaksanaan Pemilukada ini, dua pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Brebes, yakni pasangan TAAT (H Agung Widyantoro dan H Athoilah) dan IJO (Hj Idza Priyanti A.Md dan Narjo) mulai melancarkan berbagai "jurus mautnya" untuk meraih simpati masyarakat. Bahkan terkadang jurus yang dimainkan kandidat tersebut mulai mengarah kepada rayuan maut dan janji-janji manis.

Guru dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang termasuk sebagai pemilih berjumlah besar, serta memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat, juga tidak luput dari sasaran ajakan kedua pasangan Cabup dan Cawabup.

"Karena itu kita meminta guru dan PNS jangan sampai tergoda janji-janji manis Cabup dan Cawabup. Sebab belakangan santer beredar calon mulai menjanjikan akan meningkatkan gaji dan kesejahteraan guru dan PNS, bila dirinya terpilih pada Pemilukada mendatang. Termasuk menjajikan sebuah jabatan di tempat basah," ujar Thoriq, salah satu aktivis Brebes kepada PanturaNews, Jumat 14 September 2012.

Menurutnya, Cabup dan Cawabup dipersilahkan untuk maju dan bertarung secara baik untuk meraih simpati pemilih. Namun jangan sampai dalam meraih simpati ini, calon menghalalkan segala cara, termasuk memberikan janji-janji manis yang sulit direalisasikan.