Proyek Ruang Rawat Inap RSUD Kardinah Terlambat
JAY-Riyanto Jayeng
Jumat, 14/09/2012, 05:02:14 WIB

Ilustasi

PanturaNews (Tegal) - Proyek pembangunan ruang rawat inap kelas 1 dan 2 RSUD Kardinah Kota Tegal, mengalami keterlambatan. Sesuai schedule, proyek senilai Rp 5,6 milyar yang dikerjakan PT Kharisma Cipta, Semarang itu sudah mencapai 47 persen , namun faktanya pekerjaan baru terealisasi sekira 35 persen. Fakta itu terungkap dalam tinjauan lapangan Komisi II DPRD Kota Tegal, Kamis 13 September 2012.

Penanggung jawab proyek PT. Kharisma Cipta Semarang,  Bambang Wuragil mengatakan, sebenarnya proyek pembangunan ruang rawat inap kelas 1 dan 2, tidak ada keterlambatan. Bahkan sejumlah material pendukung seperti rangka baja ringan, peralatan listrik dan fasilitas pelengkap lainnya sudah disiapkan, tetapi sehubungan ada elemen bangunan yang belum terpasang, maka material pendukung tersebut juga belum bisa dipasang.

“Pekerjaan kami tidak terlambat, belum siapnya elemen bangunan untuk dipasangi fasilitas pelengkap itu, bukan bagian dari penilaian prestasi pekerjaan,” kata Bambang.

Menurut Bambang, kendala lain yang dihadapi rekanan adalah persoalan akses jalan untuk lalulintas material bangunan. Karena akses jalan yang digunakan untuk mengangkut material, harus melewati belakang gedung dan Kantor PMI Kota Tegal. Sedangkan untuk proyek pembangunan ruang rawat inap VIP dan Kelas 3, bisa langsung menuju jalan utama.

Sementara kondisi berbeda terjadi di proyek pembangunan ruang rawat inap VIP dan Kelas 3. Untuk pembangunan ruang rawat inap VIP tahap 1, dengan anggaran sebesar Rp 6,8 milyar, melebihi target jadwal penyelesaian. Menurut penanggung jawab proyek PT. Maju Berkarya, Mishul Huda, pembangunan ruang rawat inap 3 lantai dan memiliki kapasitas 60 kamar, lebih cepat 0,05 persen. Pada minggu ini, sesuai jadwal yang ada adalah 47,05 persen, tetapi pihaknya sudah melaksanakan hingga 47,09 persen.

Hal yang sama juga terjadi di proyek pembangunan ruang rawat inap kelas 3 yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 1,38 milyar. Sesuai jadwal yang ada, target pekerjaan proyek pada minggu ini adalah 12 persen, tetapi pelaksanaan dilapangan sudah mencapai 15 persen. Ruang Rawat Inap Kelas 3 yang dikerjakan CV INA Tegal, memiliki kapasitas 8 ruang, dengan masing-masing ruang berisi 8 bed pasien.

Sementara, Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal, Kusnendro ST mengatakan, kepada semua pelaksana proyek bisa melaksanakan pekerjaan sesuai waktu yang ditentukan. Tidak hanya itu, kualitas bangunan dan material harus sesuai dengan spesifikasi, seperti campuran semen, pembuatan beton dan spesifikasi lainnya.

Sedangkan di tempat yang sama, Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal Abdal Hakim Tohari menambahkan, pembanguanan ruang rawat inap baik kelas 1,2,3 dan VIP. merupakan bagian dari peningkatan pelayanan RSUD Kardinah Kota Tegal kepada masyarakat. Selain itu, pembanguan ruang rawat inap baru ini, untuk mensukseskan program jaminan kesehatan semesta (Jamkesta) yang akan dilaksanakan pada tahun 2013.