Pemkot Tegal Gagas Sirkuit Standar Internasional
RYGH-Riyanto Jayeng & SL Gaharu
Senin, 10/09/2012, 11:23:44 WIB

Ikmal Jaya (baju kotak-kota) didampingi Ketua Koni (kiri), Sekda (kanan) dan Dandim di Sirkuit Martoloyo (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Untuk lebih serius menggali potensi kreatif para penggila motocross, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Jawa Tengah, berencana membangun sirkuit motocross berstandar internasional. Selain sebagai arena berlatih bagi crosser lokal, sirkuit itu juga akan diproyeksikan sebagai arena motocross untuk kejuaraan bertaraf internasional.

Demikian disampaikan Ketua Korwil Pekalongan Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga Walikota Tegal, H Ikmal Jaya SE,Ak usai menyaksikan jalannya kejuaraan IRC Motocross Internasional Round 4 - 2012 di Sirkuit Martoloyo, Kota Tegal, Minggu 9 September 2012.

Ikmal Jaya yang saat itu didampingi Sekda Kota Tegal, H Edi Pranowo SH MM, Ketua KONI Kota Tegal, Hartono Santoso dan Dandim 0712 Tegal, Letkol INF Jefson Marisano S SIP mengatakan, Kota Tegal layak memiliki sirkuit motocross yang berstandar internasional. Sebab, selama ini Kota Tegal kerap menjadi tuan rumah bagi even even motocross kejuaraan tingkat internasional.

“Untuk masalah lokasi sirkuit nanti kita lihat, kalau Pemkot mempunyai lahan yang memenuhi syarat, nanti akan coba diusulkan untuk dibangun sirkuit, kalau tidak ada ya nanti kita cari alternatifnya. Keberadaan sirkuit yang memadai menjadi penting demi peningkatan kepiawaian para crosser lokal,” kata Ikmal.

Ikmal menuturkan, bagi masyarakat Kota Tegal yang gandrung dengan olah raga motocross hendaknya bisa bersungguh-sungguh berlatih, agar dapat menjadi duta crosser di even-even nasional maupun internasional yang digelar di kota maupun negara lain. Ikmal menambahkan, secara prinsip Pemkot Tegal sangat mendukung kreatifitas dan potensi warga Kota Tegal yang disalurkan ke kegiatan positif, demi memajukan dan melambungkan nama Kota Tegal.

“Hampir setiap tahun Kota Tegal selalu menjadi tuan rumah kejuaraan motocross tingkat internasional, hal ini sangat berdampak sekali terhadap nama Kota Tegal sendiri yang tiba-tiba bisa melesat ke tingkat internasional. Untuk tahun ini saja, ada 7 negara yang mengikuti ajang motocross di Kota Tegal. Kami berharap, untuk para crosser lokal bisa lebih gigih berlatih agar mampu bersaing dengan para crosser asing. Kami juga berterimakasih kepada para pengusaha yang bersedia menjadi bapak angkat bagi klub motocross,” ujarnya.

Sementara, Ketua KONI Kota Tegal yang sekaligus Bendahara IMI Korwil Pekalongan, Hartono Santoso, mengatakan sangat menyambut baik responsive Pemkot Tegal terhadap dunia motocross. Hartono mengatakan, di Kota Tegal tercatat ada 7 klub motocross yang resmi terdaftar.

“Berkat kepedulian Pemkot terhadap dunia motocross ini, kami mencoba untuk melatih dan memberikan pembinaan kepada para penggila motocross agar lebih meningkatkan potensinya. Kami juga berterimakasih kepada Pemkot Tegal yang tahun depan sudah siap membangun sirkuit motocross berstandar internasional,” tegasnya.

Berdasarkan rilis dari humas penyelenggara, kejuaraan internasional IRC Motocross round 4-2012, di sirkuit Martoloyo itu diikuti oleh 127 peserta yang terbagi dalam 10 kelas, yaitu kelas special engine 65 cc 14 peserta, special engine 85 cc 21 peserta, MX2 Junior 9 peserta, MX2 18 peserta, special engine 50 cc 14 peserta, special engine 65 cc Novice 13 peserta, MX2 novice 19 peserta, special engine 125 expro 7 peserta, special engine 125 executif A 6 peserta dan special engine 125 executif B, 6 peserta.