![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) – Umat Khonghucu yang bernaung dalam Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Kota Tegal, menggelar sembahyang khusus memperingati 40 wafatnya KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, di sekretariat Makin, Jalan Gurame Nomor 1 , Kota Tegal, Minggu 07 Pebruari 2010.
Ketua Makin Kota Tegal, Gyong Gyong kepada PanturaNews mengatakan, Gus Dur dalah tokoh yang luar biasa bagi Bangsa Indonesia. Jasa-jasanya banyak sekali bagi bangsa Indonesia, terutama kepada umat Khonghucu. Untuk itu, sepantasnya umat Khonghucu Kota Tegal dan Indonesia pada umumnya memberikan doa, agar Gus Dur diberi tempat yang layak dan diterima semua amal perbuatanya oleh Tuhan Yang Maha Esa. “Jadi sembahyang ini, kami khususkan untuk Gus Dur, yang telah berjasa kepada bangsa,” kata Gyong gyong.
Ditambahkan, Makin Kota Tegal juga mendukung Gus Dur menjadi pahlawan nasional. Dalam waktu dekat Makin akan mengirim surat ke DPRD untuk mendukung Gus Dur menjadi pahlawan nasional. “Kami mendukung sepenuhnya Gus Dur menjadai pahlawan nasional, karena ia adalah tokoh yang luar biasa. Dan kami akan mengirim surat ke DPRD untuk memberikan dukungan agar disampaikan ke pusat,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur meninggal, Rabu 30 Desember 2009, pukul 18.45 WIB lalu, akibat komplikasi penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Kepergian presiden RI ke-4 ini mengejutkan masyarakat seluruh tanah air. Ia dimakamkan di Jombang, Jawa Timur, daerah kelahirannya.