![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Menghadapi kemarau dan bulan Ramadhan serta Lebaran 2012, PDAM Unit Ibu Kota Kecamatan (IKK) Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, siapkan mobil tangki untuk droping kebutuhan air bersih. Droping air bersih akan diberikan untuk pelanggannya yang mengalami kesulitan air bersih dan juga warga lainnya.
"Kita sudah siapkan satu unit mobil tangki untuk droping air bersih bagi pelanggan yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih," ujar Pimpinan PDAM Unit IKK Bumiayu, Muflhin SE, Kamis 19 Juli 2012.
Menurutnya, droping air bersih dengan mobil tangki akan diberikan secara gratis dan diprioritaskan untuk pelanggan yang mengalami kekurangan pasokan. Prosedurnya cukup menyampaikan permohonan yang dikordinir oleh RT setemepat.
"Sementara untuk warga sekitar Bumiayu yang bukan pelanggan PDAM juga bisa mendapatkan bantuan droping air bersih jika ada permintaan melalui pihak terkait," ucap Muflihin.
Diaktakan, sejak dua bulan terakhir terjadi penurunan debit air dari mata air Podol yang mensuplai air bersih bagi pelanggan di Desa Dukuhturi dan Bumiayu. Debit air yang semula 25 liter per detik, kini menurun menjadi 10 liter per detik. "Terjadi penurunan debit air dari sumber mata air Podol dari 25 menjadi 10 liter per detik," kata Muflihin.
Pelanggan PDAM Unit IKK Bumiayu jumlahnya mencapai 2700 pelanggan. Dari jumlah itu 1300 pelanggan mendapat pasokan air bersih dari mata air Podol. "Untuk pelanggan ini yang selama ini terutama pada saat musim kemarau mengalami kekurangan pasokan sehingga diberlakukan penggiliran, yakni untuk pelanggan di Dukuh, Karangturi dan Kramat Bumiayu, serta Dukuh Talok Dukuhturi," terang Muflihin.
Sebanyak 1400 pelanggan lainnya ada di Desa Kalierang yang mendapat pasokan air bersih dari sumber mata air Bulakan yang debitnya masih stabil sebesar 15 liter per detik. Masih dari mata air Bulakan pula tanpa mengurangi pasokan untuk pelanggan di Desa Kalierang, untuk suplaise sebanyak 5 liter per detik guna menambah pasokan dari sumber Podol.
Pada bulan Ramadhan ini biasanya terjadi peningkatan jumlah pemakaian air bersih sampai 25 persen. Karenanya diharapkan kepada semua pelanggan untuk bisa menghemat air dan memaklumi jika sampai terjadi kekurangan pasokan sehingga dilakukan penggiliran. "Kami berharap pelanggan hemat dalam menggunakan air dan maklum kalau sampai terjadi kekurangan pasokan," pungkas Muflihin.