![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Sebuah pabrik penggilingan beras atau rice mill di Dukuh Payan, Desa Pakujati, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah, Rabu 11 Juli 2012 sekitar pukul 02.30 WIB dini hari jadi sasaran aksi perampokan. Dalam melakukan aksinya, perampok yang diperkirakan jumlahnya enam orang itu, sempat menyekap dan mengikat tangan serta melakban mulut penjaga rice mill tersebut.
Menurut Sobirin (48) penjaga rice mill yang menjadi korban para perampok itu menuturkan, dini hari itu dirinya masih tertidur di ruang istirahat yang ada di depan rice mill. Tiba-tiba kaget karena pintunya didobrak, kemudian tiga orang perampok langsung mengikat tangan dan mulutnya dilakban. "Pintu langsung didobrak dan saya sekap dengan diikat dan dilakban," ujarnya.
Selanjutnya perampok yang dua diantaranya membawa parang berukuran cukup panjang itu langsung masuk ke bagian gudang dan mengambil beras dan gabah. Sebanyak dua ton beras dan 42 karung gabah langsung dibawa oleh perampok dengan menggunakan kendaraan truk. "Saya disekap di kamar, saya hanya mendengar ada suara truk," kata Sobirin.
Selain membawa parang perampok juga menggunakan kunci berukuran besar untuk membongkar gembok pintu rice mill milik M Djahri (59) warga Dukuh Karanggandul RT 02 RW 03 Desa setempat.
M Djahri sendiri mengetahui rice mill miliknya dirampok dari Takip (60) petani setempat yang bermaksud menjemur gabah pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB. "Pagi-pagi Takip yang akan menjemur gabah melihat saya terikat dan langsung memberitahu pak Djahri," tutur Sobirin.
Kerugian akibat peristiwa perampokan itu diperkirakan mencapai Rp 25 juta. Kejadian itu telah dilaporkan ke Polsek Paguyangan dan kini tengah dilakukan penyelidikan untuk mengungkap kasusnya.