Ciregol Ditutup, Ratusan Penumpang Bus Telantar
ZM-Zaenal Muttaqin
Senin, 09/07/2012, 05:58:13 WIB

Ciregol ditutup, penumpang bus dari Jakarta menuju Bumiayu, Senin 09 Juli 2012 dini hari diturunkan di Klonengan Prupuk dan menunggu hingga pagi hari. (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Jalur tanjakan Ciregol di jalan nasional ruas Jakarta - Tegal - Purwwokerto, tepatnya di Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ditutup untuk semua jenis kendaraan. Sementara kendaraan kecil atau pribadi melewati jalur alternatif jalan ruas Kutamendala-Purwodadi-Linggapura, baik dari arah Brebes-Tegal menuju Purwokerto atau sebaliknya.

Penutupan jalur Ciregol sempat mengakibatkan ratusan penumpang bus dari Jakarta menuju Bumiayu terlantar pada Senin 09 Juli8 2012 dini hari, beberapa diantaranya anak-anak. Pasalnya, bus-bus tersebut dihentikan oleh petugas dari Satlantas Polres Tegal di Pertigaan Klonengan Prupuk, Kecamatan Margasari, Tegal, padahal pengemudi bus semula mengira bisa menurunkan penumpang sampai di Karangsawah untuk dilimpah dengan kendaraan kecil.

"Kami dipaksa turun di Klonengan, bus tidak boleh sampai ke Kutamendala," kata Edi Suwardi, salah satu penumpang bus dari Jakarta menuju Bumiayu.

Diturunkannya di Klonengan tersebut membuat penumpang kebingungan, mengingat belum ada angkutan umum pada dini hari itu, adanya angkutan ojek yang ongkosnya sangat tinggi. Sehingga tidak sedikit penumpang yang memilih bertahan hingga menjelang pagi untuk bisa naik kendaraan umum.

"Saya tujuan Sirampog, kalau turun di Kutamendala ojeknya lebih murah daripada naik dari Klonengan ini," tutur Edi.

Seperti diketahui, penutupan Ciregol mulai Minggu 08 Juli 2012 hingga 15 hari kedepan. Penutupan dilakukan untuk mempercepat pekerjaan perbaikan jalan yang ambles dan putus untuk yang kedua kalinya pada Maret 2012 lalu.

"Banyaknya kendaraan berat seperti bus dan truk sangat mengganggu pelaksanaan pekerjaan perbaikan," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tegal-Slawi-Prupuk-Ajibarang PT Bina Marga Wilayah Tegal, Agus Setiyono beberapa waktu lalu.

Sementara itu, pengamtan PanturaNews pada Senin 09 Juli 2012 siang, nampak kendaraan kecil dan pribadi dari arah Brebes-Tegal menuju Purwokerto dan sebaliknya melintas di jalur alternatif. Padatnya kendaraan yang melintas sementara kondisi jalan yang sempit mengakibatkan terjadinya kemacetan. Sehingga untuk melintas jalan sepanjang tujuh kilometer tersebut terkadang membutuhkan waktu hampir satu jam.