14 PAC PDIP Tolak IJO Sebagai Cabup-Cawabup
TK-Takwo Heriyanto
Sabtu, 02/06/2012, 06:12:59 WIB

Perwakilan 14 PAC PDIP mengadakan pertemuan di rumah makan (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Sebanyak 14 dari 17 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menolak jika rekomendasi penugasan dari DPP untuk Hj. Idza Priyanti AMd dan Narjo (IJO) sebagai pasangan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) pada Pemilukada Brebes 07 Oktober 2012.

14 PAC PDIP tersebut diantaranya PAC Tonjong yang diwakili Suwito, PAC Wanasasri Radis, PAC Songgom Rokhidin, PAC Brebes Santo, PAC Ketanggungan Suhar, PAC Larangan H. Agung, PAC Bumiayu Kusnadi, PAC Sirampog Sayono, PAC Bantarkawung Katno, PAC Jatibarang Bambang Zaenuri, PAC Paguyangan Kohir Suyitno, PAC Banjarharjo Didi Tuswandi dan PAC Tanjung Darnen.

Penolakan yang dilakukan 14 PAC PDIP terhadap pasangan cabup dan cawabup IJO itu, terungkap saat gelar pertemuan interen di salah satu Rumah Makan (RM) di Brebes, Sabtu 02 Juni 2012 siang.

Katua PAC PDIP Kecamatan Tonjong, Suwito yang sekaligus sebagai juru bicara dalam pertemuan tersebut mengatakan, alasan 14 PAC menolak pasangan IJO karena secara resmi rekomendasi dari DPP belum turun.

"Jadi, kami anggap adanya kabar kalau penugasan rekomendasi untuk IJO sebagai pasangan cabup dan cawabup, adalah statemen dari bakal calon itu sendiri, belum resmi dari DPP maupun DPC PDIP," ujar Suwito.

"Tapi, kami bukan berarti tidak suka terhadap orangnya (IJO-red). Melainkan agar DPC PDIP Kabupaten Brebes bisa memberikan penjelasan terhadap adanya kabar penugasan rekomendasi untuk IJO itu," sambungnya.

Menurutnya, dari 14 PAC PDIP ini, memang sepakat kalau rekomendasi nantinya diberikan kepada kader internal partai. Namun, pihaknya bersama PAC lainnya menyepakati kalau penugasan rekomendasi untuk cawabup-nya, agar mengarah kepada H. Syarei Abdul Rosyid, ketimbang Narjo.

"Karena Pak Syarei yang merupakan anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jateng ini, mempunyai dedikasi yang tinggi, bahkan lebih dikenal luas oleh seluruh masyarakat Kabupaten Brebes. Apalagi kalau kami menilai Bu Idza, sepertinya tidak begitu suka untuk dipasangkan dengan Narjo," terangnya.

Sementara itu, Suhar, perwakilan dari PAC PDIP Kecamatan Ketanggungan menyatakan, kalau melihat mekanisme penjaringan bakal cabup dan cawabup di DPC PDIP Kabupaten Brebes pada beberapa waktu lalu, pihaknya menolak jika Idza yang merupakan bakal calon incumbent ini, diberikan penugasan rekomendasi oleh DPP sebagai G1 atau cabup.

"Itu karena pada saat di penjaringan bakal cabup dan cawabup, Bu Idza melamar ke DPC PDIP adalah sebagai G2 atau bakal cawabup, bukan sebagai G1," terangnya.

Namun demikian, dia lebih memihak kepada H. Kartomo yang merupakan sebagai anggota Fraksi PDIP Provinsi Jateng untuk dijadikan G1, sedangan Idza Priyanti yang juga sebagai Wakil Bupati Brebes ini untuk dijadikan G2.