Budi Arie: Ciptakan Politik Santun dan Bermartabat
TK-Takwo Heriyanto
Sabtu, 19/05/2012, 05:20:27 WIB

Arie Budi Sutrisno

PanturaNews (Brebes) - Budaya bersih dan rapi dari masyarakat, tercipta karena faktor sikap dan keseharian individu. Namun, di sisi lain juga karena faktor dorongan pihak lain, baik berupa ajakan maupun perintah atau juga diawali adanya iming-iming prestasi atas hal tersebut.

Akan tetapi, akhir-akhir ini melihat geliat masyarakat Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, seperti maraknya pemasangan iklan media luar ruangan atau baliho, semakin jauh dari kenyamanan dan keasrian mata memandang.

Demikian dikatakan Arie Budi Sutrisno, seorang perwira menengah TNI-AL  berpangkat Letnan Kolonel, saat dikonfirmasi terkait pencalonannya dalam penjaringan bakal calon Bupati Brebes di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Sabtu 19 Mei 2012 sore. 

Menurutnya, dengan bermunculannya iklan-iklan bermuatan politik sebagai aktualisasi peran para pelaku politik menjelang event-event politik lima tahunan seperti halnya Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Brebes yang akan digelar 07 Oktober 2012 mendatang.

Apalagi, katanya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat belum menetapkan pasangan calon kepala daerahnya dan tahapan pendaftaran calonpun belum dilaksanakan. Namun, iklan-iklan personal dalam bentuk banner, vertikal banner, baliho, giant baliho menyembul disana sini dengan content materi yang bercorak ragam.

"Sependapat dengan ahli strategi marketting terkemuka, Hermawan Kertajaya bahwa era marketting sekarang adalah menyentuh sasaran dengan hati (Marketting In Venus-MarkPlus 2000). Maka, pola penyampaian pesan dalam iklan untuk kepentingan politik, juga lebih mengedepankan ajakan yang bersahabat. Tidak multi tafsir yang mengkonotasikan black campaign, tapi membangun kebersamaan yang nyata dan mengarah kepada kenyamanan," tutur Budi Arie Sutrisno,

Arie, demikian biasa dipanggil, menuturkan bahwa sebagai upaya lebih memperkenalkan dan meningkatkan popularitas sebagai peserta penjaringan, dia seperti halnya para pelaku politik yang lain juga sedang mempersiapkan branding popularitas yang diharapkan lebih lugas dan santun. Itu agar lebih mudah komunikasi antara dia dengan masyarakat yang ingin tahu, masyarakat yang sudah tahu dan ingin lebih meningkatkan keingintahuan segala hal tentang dia (Budi Arie-red).

"Yaah...., itung-itung penanaman product knowledge-lah. Jika dalam kepentingan politik, ada pesan-pesan baliho berbudi yang santun dan bermartabat, kenapa tidak?," tandas Arie berpesan.