Data Jumlah Guru Honorer Diminta Dievaluasi Ulang
TK-Takwo Heriyanto
Minggu, 13/05/2012, 09:11:20 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Ketua Persatuan Guru dan Pegawai Tidak Tetap (PGPTT) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Irwandi, mengatakan data jumlah guru tenaga honorer di wilayahnya yang masuk kategori II atau non APBD/ APBN tahun 2012, hasil pendataan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Brebes, mengalami pembengkakan hingga ratusan orang dibanding data base tahun 2005 lalu.

"Sesuai pendatahan tahun 2005 lalu, jumlah guru honorer non APBN/ APBB atau Memenuhi Syarat B (MS-B) sebanyak 1.722 orang. Tapi, hasil pendataan tahun 2012 membengkak menjadi 2.870 orang. Itu artinya ada penambahan jumlah sebanyak 526 orang," ujar Irwandi.

Padahal menurut Irwandi, dasar hukum pendataannya sama. Di antaranya, diangkat oleh pejabat yang berwenang, bekerja di instansi pemerintah, masa kerja minimal 1 tahun per 31 Desember 2005 serta usia minimal 19 tahun dan maksimal 46 tahun per 1 Januari 2006.

"Ini yang membuat kami heran. Karena itu, kami meminta BKD mengevaluasi ulang data guru honorer ini. Kami juga telah mempunyai bukti adanya dugaan manipulasi data dalam pendataan tahun 2012," ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan Surat Sekretariat Daerah Kabupaten Brebes nomor 811/011 tanggal 11 Januari 2006, jumlah tenaga honorer Memenuhi Syarat A (MS-A) atau dibiayai APBN/ APBD sebanyak 2.359 orang.

Sedangkan jumlah tenaga honorer Memenuhi Syarat B ( MS-B ) atau non APBN/ APBD sebanyak 2.663 orang. Terdiri dari, Guru Honorer sebanyak 1.722 orang, Tenaga Kesehatan 212 orang, Tenaga Strategis 115 orang, Tenaga Adminstrasi 620 orang.

"Logikanya dari data MS-B inilah yang harus di data ulang berdasarkan SE Menpan tersebut," pungkasnya.