PAC PDI-P Bumiayu Didesak Gelar Musancab Ulang
ZM-Zaenal Muttaqin
Jumat, 11/05/2012, 05:41:06 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Dituduh hasil money politik yang didanai oleh orang-orang tertentu yang memiliki kepentingan, PAC (Pengurus Anak Cabang) PDI Perjuangan Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, hasil Musyawarah Anak Cabang (Musancab) 16 Februari 2012 lalu, dipersoalkan dan didesak untuk dilakukan Musancab ulang.

Hingga kini ranting-ranting juga bingung siapa pengurus PAC PDI Perjuangan yang sebenarnya, karena belum ada sosialisasi. "PAC sekarang ilegal dan harus dilakukan Musancab ulang," kata Sarifudin, ketua demisioner Ranting PDI Perjuangan Desa Jatisawit Bumiayu kepada PanturaNews.Com, Jumat 11 Mei 2012 sore.

Menurut Syarifudin yang mengaku didukung oleh 13 ranting PDIP yang ada di Kecamatan Bumiayu ini, kepengurusan PAC PDIP Bumiayu saat ini diduga hasil money politik yang didanai oleh orang-orang tertentu yang memiliki kepentingan.

"Saya menduga ada pihak yang mendanai untuk kepentingannya," ujar Sarifudin yang juga ketua Tim Relawan Pemenangan Kecamatan Bumiayu untuk bakal Calon Bupati, Idza Priyanti AMd pada Pemilkada Brebes 7 Oktober 2012 mendatang.

Dikatakan, orang-orang yang saat ini duduk di PAC PDIP Bumiayu tidak ikut serta dalam pembentukan ranting dan anak ranting di Kecamatan Bumiayu. Bahkan ada yang tidak pernah terlibat dalam kegiatan partai langsung duduk di kepengurusan PAC. "Tidak pernah ngurusi partai bisa langsung jadi pengurus PAC, ini kan aneh sekali," ucap Sarifudin.

Pelantikan PAC PDIP Bumiayu yang dilaksanakan seminggu setelah Musancab dan dilaksanakan di Kecamatan Sirampog, tidak disaksikan oleh ranting-ranting dan terkesan sembunyi-sembunyi.

"Kami para pengurus ranting mendesak segera dilakukan Musancab luar biasa dan nantinya yang duduk di PAC harus kader-kader militan yang sudah pernah duduk di struktural partai," tandas Sarifudin.