![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Pasar murah dalam rangka pencanangan Bakti Sosial KB Kesehatan (KB-Kes) TNI tingkat Provinsi Jawa Tengah, di Alun-alun Kota Brebes diserbu ribuan warga, Rabu 09 Mei 2012. Mereka rela berdesak-desakan untuk mendapatkan paket sembako yang dijual di bawah harga pasaran umum.
Akibat membludaknya pengunjung yang ingin membeli paket sembako murah itu, membuat banyak warga tidak kebagian. Mereka terpaksa pulang dengan tangan hampa meski sudah menunggu sejak pagi hari.
Pantauan PanturaNews di lapangan, Alun-alun Kota Brebes sudah mulai ramai warga calon pembeli sejak pukul 07.00. Mereka mayoritas warga kurang mampu yang tersebar di beberapa kecamatan di Kota Bawang. Namun, acara pasar murah itu baru dibuka sekitar pukul 10.00.
Akibatnya, warga banyak yang sudah menunggu lama tidak sabar dan mencoba memaksa membelinya. Begitu acara dibuka, sejumlah stand yang menyediakan paket sembako murah langsung diserbu warga. Akibatnya, aksi desak-desakan dan saling dorong antara calon pembeli pun tak bisa terhindari. Warga yang tidak kuat berdesakan pun tak kebagian paket sembako murah tersebut.
"Apes mas, saya ndak kebagian. Katanya sudah habis. Saya harus berdesakan dengan orang yang lebih mudah ya tentu kalah," keluh Sarwen (58), warga Desa Krasak, Kecamatan Brebes.
Dia mengaku, sudah datang ke Alun-alun Brebes sejak pukul 07.00. Ia sengaja datang lebih pagi agar bisa mendapatkan sembako murah. Namun, kenyataanya harus berdesakan dan berebut. Akibatnya, tidak kebagian.
"Saya padahal sudah sekitar tiga jam menunggu, eh tetap saja ndak kebagian," sambungnya mengeluh.
Hal senada Waeti (45), warga lainnya mengaku, juga tidak kebagian karena membludaknya pembeli. Padahal, ia dan beberapa temannya sudah datang sejak pagi hari. "Ndak kebagian, sudah habis semua," ujarnya singkat.
Sementara itu, Koordinator Stand Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Brebes dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Brebes, Wiwie Rustina mengatakan, untuk kegiatan pasar murah itu standnya menyediakan sebanyak 400 paket dengan harga Rp 20 ribu.
"Ini harga termasuk sudah sangat murah sekali, sebab kalau harga umum bisa mencapai Rp 40 ribu.