![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Kerusakan gedung baru DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 10,7 miliar makin parah. Bukan hanya lift yang tak berfungsi dan eternit yang ambruk, tapi buangan air dari toilet di lantai 3 bocor. Kondisi kerusakan lebih diperparah, karena meluapnya air tandon.
Hal itu disampaikan anggota DPRD Kota Tegal, Rofi'i Ali SSi, Rabu 25 April 2012.
Menurut Rofii, kerusakan gedung DPRD yang baru ditempati sekitar 3 bulan lebih makin parah. Bukan hanya lift dan eternitnya saja yang rusak dan tak berfungsi, tapi air toliet lantai 3 bocor ke lantai 2. Bukan hanya itu, air tandon yang disimpan diatas eternit lantai 3 juga meluap. Sehingga ruang gudang lantai dan eternit lantai 3 tergenang air. Akibatnya, pintu toilet tak bisa ditutup.
"Kami minta Sekwan DPRD bisa memaksa rekanan, untuk melakukan perbaikan secepatnya. Karena kerusakan gedung sudah cukup parah, walaupun tergolong baru. Jangan menunggu masa pemeliharaan, yang diperkirakan akan berakhir pada bulan Juni 2012 habis. Karena sampai saat ini, keruskan masoh menjadi tanggungjawab rekanan," kata Rofi'i.
Anggota DPRD Kota Tegal, H Harun Abdi Manaf SH, menyatakan pihaknya cukup prihatin dengan kondisi gedung baru DPRD Kota Tegal, karena sejak ditempati bulan Januari 2012 lalu sampai saat ini pihaknya belum menikmati lift yang ada. Sehingga lift yang ada terkesan hanya hiasan saja, karena dari awal tidak pernah bisa difungsikan.
"Karena kerusakan lift sudah sangat lama, apalagi masa pemeliharaan rekanan hanya tinggal 2 bulan lagi. Maka kami minta Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk melayangkan surat kembali kepada rekanan untuk secepatnya melakukan perbaikan lift. Bukan hanya itu, rekanan juga harus melakukan perbaikan sarana dan prasaran gedung yang rusak," kata Harun.