Ketua Nahdlatul Ulama Didesak Ikut Rebut Kursi G1
TK-Takwo Heriyanto
Minggu, 22/04/2012, 06:45:08 WIB

Pelatihan Kepemimpinan Dasar PC Ansor dan TOT PC Pagar Nusa Brebes di Gedung NU Brebes. (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Ketua Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, H Athoillah, MSi, diminta untuk ikut merebut kursi Bupati (G1) Brebes dalam perhelatan Pemilukada Brebes 2012 07 Oktober 2012. Hal tersebut perlu dilakukan untuk membuktikan kalau NU tidak saja kuat dalam persoalan aqidah, tetapi juga siasah (politik).

Pernyataan tersebut datang dari para peserta Pelatihan Kepemimpinan Dasar (KPD) PC Ansor dan Training of Trainer (TOT) PC Pagar Nusa Brebes di Gedung NU Jalan Yos Sudarso 36 Brebes. Pada acara itu, Ketua PC NU Kabupaten Brebes menyampaikan makalah Kepempinan Ala NU, Minggu 22 April 2012.

“Kami mendesak dan berdoa, agar Pak Haji Athoillah bisa menjadi Bupati Brebes,” kata Arifin perwakilan peserta dari Losari yang disambut teriakan setuju dari peserta yang lain.

Menurut Arifin, Ketua PC NU itu layak menjadi Bupati Brebes karena sudah memiliki kemampuan manajerial memimpin umat. Sebab, Brebes mayoritas Nahdliyin (warga NU-red), maka sudah sepatutnya Brebes dipimpin orang NU.

Athoillah juga terbukti telah berhasil menata organisasi terbesar dan tersebar di Kabupaten Brebes, sesuai dengan aqidah ahlu sunah wal jamaah.

“Selama dua periode ini, Pak Atho telah membawa kemajuan NU sangat signifikan,” ungkap Arifin.

Menjawab desakan itu, Athoillah hanya tersenyum. “Kalaupun Allah SWT mentakdirkan, dan atas permintaan umat, saya siap dan akan menerapkan kepemimpinan STAF yaitu Sidik, Tabligh, Amanah dan Fatonah,” jawabnya tegas.

Ketua Panitia, Nurul Huda SAg menjelaskan, KPD dan TOT diikuti 90 anggota Ansor dan 40 Pagar Nusa perwakilan dari 17 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se Kabupaten Brebes. Ikut memberikan pembekalan Ketua Dewan Khost Pimpinan Pusat Pagar Nusa dan Banser NU, KH Suyuti Ghazali.

Dalam pembekalannya, Kiai Suyuti meminta kepada Pagar Nusa untuk menjadi garda depan keamanan di NU. Juga akan mengasah ketrampilannya lebih baik lagi.

Dalam kesempatan tersebut, juga diadakan pengisian atau pengijazahan kemampuan ilmu bela diri. Juga di praktekan atraksi kekebalan tubuh. KPD dan TOT berlangsung dua hari, dengan system pengasramaan digelar dalam rangka Harlah ke-78 GP Ansor.