![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Setelah sekian lama menunggu, akhirnya korban kebakaran akibat bocornya tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram di Dukuh Petahanan Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu mendapat santunan dari Pemkab Brebes.
Santunan berupa bantuan keuangan tersebut diserahkan oleh Bupati Brebes, H Agung Widyantoro SH MSi, Sabtu 21 April 2012 di RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu.
Kepala Desa Kalinusu, Wasid mengatakan, bantuan diberikan pada 12 korban berupa uang, masing-masing sebesar Rp 1 juta. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi para korban yang telah banyak mengeluarkan biaya pengobatan di Rumah Sakit, padahal umumnya warga kurang mampu. "Bantuan itu sangat bermanfaat bagi para korban," ujar Wasid.
Seperti diberitakan sebelumnya, 12 orang menderita luka bakar akibat disambar api yang disebabkan kebocoran tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram. Peristiwa itu terjadi saat acara hajatan di rumah Abdul Kholil (50) di Dukuh Petahanan RT 07 RW 05 Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat 02 Maret 2012 sekitar pukul 07.30 WIB.
Korban yang mengalami luka bakar antara lain, Sarwiyah (50), Tri Abi (22) Lilis (23), Fatimah (40), Siti (56), Tofik ( 31), Khansa (5), Kayla (4), semuanya warga Petahanan Kalinusu. Gita (6), Atun (30), Zaki (13) ketiganya warga Dukuh Petuguran Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan dan Wa'adah (55) warga Kalilangkap Bumiayu.
Dari korban tersebut yang mengalami luka bakar cukup parah dan dirujuk ke RS Margono Purwokerto adalah, Sarwiyah, Atun, Zaki dan Gita. Dari 12 korban itu dua diantaranya akhirnya meninggal dunia akibat luka bakar yang sangat serius, yakni Gita dan Sarwiyah. Semua korban merupakan keluarga dari Abdul Kholil yang sedang hajatan tersebut.