Hari Ke-3 UN, Komisi IV DPRD Pantau Sejumlah Sekolah
TK-Takwo Heriyanto
Rabu, 18/04/2012, 10:18:26 WIB

Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes memantau pelaksanaan UN (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Memasuki hari ke-3 pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK tahun pelajaran 2011/2012, Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melakukan pemantauan disejumlah sekolah. Pemantauan dilakukan untuk melihat secara langsung situasi dan kondisi berlangsungnya UN.

“Siswa mayoritas sudah siap mental dan materi UN,” ujar Ketua Komisi IV, Zubad Fahilatah, di sela pemantauannya, Rabu 18 April 2012, didampingi anggotanya dan Kasub Bagian Humas Setda Brebes, Dra Hj Farikha.

Pemantauan yang dilakukan sejak pukul 08.00 itu diawali dari MA Asyafiiyah Jatibarang disambut Kepala Sekolah Siti Aminah SPd. Disekolah ini peserta UN hanya 58 orang yang dibagi dalam 3 ruang. Selanjutnya, rombongan menuju ke SMA 1 Jatibarang yang disambut Kepala Sekolah Neneng Nuryanah SPd. Beberapa menit kemudian, Kepala Dinas Pendidikan Kab Brebes DR Angkatno menyusul mengikuti pemantauan.

Di sekolah ini peserta terlihat tenang mengerjakan soal-soal UN. Sementara anggota dewan beserta Kepala Dinas berkeliling dari ruang 1 hingga ruang 12. Terlihat ada satu ruang yang diikuti oleh anak-anak SMA 45 Semarang. Anggota dewan melihat, faktor keamanan kurang terjaga di sekolah tersebut karena belum memiliki pagar keliling. Padahal terletak ditengah persawahan Desa Karanglo Kecamatan Jatibarang.

Melihat kondisi keamanan kurang memadai, anggota dewan menyarankan kepada Kepala Sekolah agar mengajukan permohonan kepada Bupati demi keamanan dan kemajuan sekolah pada masa mendatang.

“Ajukan saja RAB nya, agar bisa kita bahas bersama-sama,” timpal Hj Mazkiyah yang juga politisi dari Partai Golkar itu.

Menurutnya, untuk menghasilkan siswa yang berkualitas tentu saja harus terpenuhinya berbagai sarana dan sarananya. Rombongan Dewan selanjutnya menuju ke SMA N 1 Larangan. Namun karena waktu UN sudah berakhir akhirnya hanya menyalami siswa-siswi yang baru saja mengerjakan UN tersebut. “Bagaimana soalnya, gampangkan?” tanya Zubad.

Merekapun menjawab, kalau soal-soal UN tergolong mudah tidak seperti yang di bayangkan. “Alhamdulillah mudah, pak,” tutur Reni pelajar kelas 12.

Sementara, Kepala SMA N 1 Larangan Drs Bambang Rudiyanto MPd menjelaskan, sebanyak 325 siswanya mengikuti UN. Sedangkan 20 anak dari SMA NU Larangan menginduk ujian di SMA 1 Larangan. “Sampai hari ini, Alhamdulillah tidak ada yang absen, bolos ataupun sakit,"pungkasnya.