Umat Islam Diminta Menjaga Situs-situs Sejarah
TK-Takwo Heriyanto
Rabu, 18/04/2012, 10:13:28 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jamiyah Ratib Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Makin banyaknya situs-situs sejarah yang hilang, akan turut memudarkan rasa kecintaan kepada bangsa dan Negara. Untuk itu agar umat Islam untuk menjaga situs-situs sejarah tersebut.

Demikian disampaikan Habib Luthfie saat menyampaikan mauidatul khasanah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Jamiyah Ratib Brebes di perempatan Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), Selasa 17 April 2012 malam.

Habib mencontohkan remaja sekarang sudah tidak banyak yang kenal siapa itu Pangeran Diponegoro. Karena tidak banyak bukti sejarah yang mengenalkan perjuangannya. Pelajaran sejarah juga tidak diperioritaskan, termasuk museum-museum sejarah tidak banyak yang dikunjungi.

“Ini menjadi tanggung jawab semua pihak untuk bisa menjaga situs-situs sejarah,” ajak Habib.

Umat Islam, memiliki kewajiban untuk menegakan sejarah. Karena dengan tegaknya sejarah, maka mengingatkan kita akan perjuangan pendahulu kita yang merebut kemerdekaan. Kemerdekaan, bukanlah hadiah tetapi atas perjuangan rakyat dan berkat rahmat Allah SWT.

Habib menyayangkan pandangan keliru yang mengatasnamakan Islam dengan mengangkat pedang dan menghancurkan Negara. Pandangan sempit ini harus kita kikis habis habis, karena penegakan dan penyebaran Islam dengan jalan damai dengan penuh rahmat lil alamin.

“Yang kita butuhkan adalah umat Islam yang dengan pedang ekonomi, pedang pertanian, pedang intelektual yang dilandasi sifat lil alamin, bukan perang dan hancur-hancuran,” tegas Habib.

Bupati Brebes H Agung Widyantoro dalam sambutannya mengharapkan umat Islam untuk meningkatkan SDM dengan pendidikan yang tinggi. Pendidikan sebagai jembatan untuk meningkatkan derajat menuju kesejahteraan, kemajuan dan kedamaian. Menjelang Pemilukada 7 Oktober mendatang, Bupati juga meminta kepada warga Brebes untuk berpartisipasi aktif.

Ketua Panitia penyelenggara Maulid Nabi Jamiyah Ratib Letkol Inf Abu Hanifah Annur menjelaskan, peringatan ini sebagai upaya menebarkan sholawat agar Brebes tetap dalam keadaan kondusif. Syafaat dan pertolongan Nabi sangat dinanti ketika menghadapi akhir hayat nanti.