UN Harus Dibuat Nyaman Agar Anak Tidak Tegang
ZM-Zaenal Muttaqin
Senin, 16/04/2012, 06:43:03 WIB

Tri Murdiningsih S.Psi,

PanturaNews (Brebes) - Mulai hari ini, Senin 16 April 2012 siswa SMA mengikuti Ujian Nasional (UN). Semua pihak, terutama orang tua dan guru diharap mendukung agar UN berlangsung nyaman, sehingga siswa mampu mengerjakan soal tanpa ketegangan dan kecemasan yang berlebihan.

"UN harus dibuat nyaman, jangan dibuat seakan-akan suatu yang sangat menakutkan," kata anggota DPRD Brebes Fraksi PDI Perjuangan, Tri Murdiningsih S.Psi, Senin 16 April 2012 pagi.

Menurutnya, secara psikologis apabila seseorang dalam situasi tegang dan cemas, kemampuan intelegensi dan produktivitasnya serta kemampuan untuk menganalisa masalah akan menurun. "Maka penting sekali dicipkannya suasanya yang nyaman saat siswa mengerjakan soal-soal UN," ujar Tri Murdiningsih.

Doa bersama sangat baik digelar seperti yang banyak dilakukan oleh beberapa sekolah, tapi harus dipastikan anak-anak tidak hanya melakukan doa bersama saat menjelang UN saja. Jika itu yang terjadi, secara tidak sadar akan membuat anak seperti menghadapi bencana atau bahaya besar yang mengancam.

"Buatlah suasana yang nyaman dan jangan mengganggu psikologi anak," ujar Tri Murdiningsih, politisi PDI Perjuangan asal Kecamatan Paguyangan ini.

Selain itu, untuk tidak menciptakan ketegangan siswa, pengawas UN yang ada di dalam ruangan cukup dua orang. Selain itu, guru dan orang tua juga harus mampu menanamkan nilai kejujuran dengan tidak membuat bocoran soal.

"Kejujuran harus ditanamkan dengan tidak memberikan bocoran," tandas Tri Murdiningsih.