![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Pola pemberian paket soal-soal ujian kepada siswa dalam masa Ujian Nasional (UN) tahun 2012, berbeda dengan pola pemberian paket soal ujian di tahun sebelumnya. Perubahan tersebut dimaksudkan untuk menghindari tindak kecurangan dalam proses Ujian Nasional.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tegal, Jawa Tengah, Dra. Titiek Andarwati, Sabtu 14 April 2012.
Menurut Titiek, perubahan hanya terjadi pada pola pemberian soal. Namun untuk jumlah paket soal UN tahun 2012 masih tetap sama, yakni lima paket. Jika pada Ujian Nasional tahun 2011 lalu, siswa mendapatkan paket soal yang sama dari awal sampai akhir ujian, maka pada tahun 2012 siswa akan mendapatkan soal yang berbeda-beda setiap harinya.
Selain itu, dalam ujian nasional tahun ini pakta integritas tidak hanya dilaksanakan antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Kepala Disdik, pakta integritas juga dilaksanakan antara Pemprov, Pemkot/Kabupaten, Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran dan guru pengawas ujian.
Titik menegaskan, pada UN tahun 2012, untuk tingkat SMA atau MA dilaksanakan mulai 16 April 2012 diikuti 2.149 siswa. Siswa tingkat SMK sebanyak 2.609. Sedangkan tingkat SMP atau MTS dilaksnakan mulai 23 April 2012 diikuti 4.969 siswa. Terakhir, UN tingkat SD/MI dan SDLB dilaksanakan 7 mei 2012 diikuti 4.889 siswa. Sementara ujian susulan dilaksanakan 1 minggu setelah dilaksanakan ujian nasional.
“Pada UN kali nanti selain diawasi guru dari masing-masing sekolah, juga diawasi Pengawas Satuan Pendidikan (PSP) dari perguruan tinggi,” pungkas Titiek.