![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis 12 April 2012 pukul 17:30 WIB. Kecelakaan melibatkan truk gandeng muatan semen E 9111 C dengan angkutan minibus G 1430 F dan sepeda motor G 5259 LP. Kecelakaan mengakibatkan 8 orang penumpang minibus dan pengendara sepeda motor mengalami luka-luka, sehingga harus dilarikan ke RSUD Kardinah Tegal.
Tercatat diantaranya Beni Kherin (20), dan Moch Sekh, warga Balapulang, Andreas (36), warga Jalan Kapten Ismail Tegal, Inah (30) warga Balapulang, Suparno (23) warga Podosugih, Brebes. Taukhid (30) warga Adiwerna, Kabupaten Tegal. Muflih Nursiyam (42) dan Nasihi, pengemudi minibus yang juga warga Jatinegara, Kabupaten Tegal.
Menurut keterangan saksi, Bambang (42) warga di sekitar lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat truk gandeng melaju dari Slawi menuju Tegal, mengalami putus pada sambungan gandengannya secara tiba-tiba. Sehingga menyebabkan gandengan oleng ke kanan dan melaju tak terkontrol.
Naas, gandengan tersebut oleng ke jalur lawan arah. Pada saat bersamaan meluncur minibus yang dikemudikan Nasikhi (32) warga Jatinegara, Kabupaten Tegal dari arah utara ke selatan. Minibus menabrak gandengan yang meluncur di depannya. Karena mencoba mengerem mendadak, sebuah kendaraan sepeda motor menabrak minibus dari belakang. "Gandengan berhenti setelah ditabrak minibus," katanya di lokasi kejadian.
Pengemudi truk, Jajang Rohali (50) warga Ciamis, Jawa Barat, mengaku tidak tahu jika gandengan truknya putus. Ia baru mengetahui itu dari kaca spion. "Saya baru memberhentikan truk, begitu tahu gandengan putus akhirnya menyebabkan kecelakaan," ucapnya di Mapolsek Talang.
Sementara itu berdasarkan keterangan salah satu petugas jaga Polsek Talang, Briptu Hartoyo, keterangan dari supir truk penyebab kecelakaan karena sambungan gandengan putus. Tepatnya pada bagian segitiga sambungan. "Tapi pastinya kami masih menyelidiki," terangnya.