Warga Cemas, Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg Meluas
TK-Takwo Heriyanto
Selasa, 10/04/2012, 05:21:10 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Kelangkaan gas Elpiji 3 Kilogram (Kg) yang terjadi sejak sepekan, membuat warga khususnya kaum ibu rumah tangga semakin cemas. Pasalnya, kelangkaan gas Elpiji 3 Kg ini, ternyata hampir terjadi di tingkat pangkalan maupun kios atau pengecer dimasing-masing wilayah kecamatan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, di dua kecamatan, yakni kecamatan Tanjung dan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terjadi kelangkaan gas Elpiji 3 Kg. Hal itu, membuat pedagang dan kaum ibu rumah tangga sulit untuk menjalankan aktifitas tiap harinya,

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpu PanturaNews dilapangan, kelangkaan gas Elpiji 3 Kg ini, selain terjadi di kecamatan Tanjung dan Losari, juga terjadi di Kecamatan Kersana, Banjarharjo, Wanasari, dan sebagian di Kecamatan Brebes. Penyebab kelangkaan gas Elpiji 3 Kg ini, karena akan ada peralihan dari gas Elpiji ke Blue Gas.

Akibat dari kelangkaan gas Elpiji 3 Kg ini, harga yang dipatok di tingkat pengecer kepada masyarakatpun mengalami kenaikan yang bervariasi. Dari tingkat pengecer yang semula seharga Rp 16.000, kemudian dijual ke masyarakat hingga mencapai Rp 18.500. Padahal berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah untuk harga Elpiji 3 Kg sebesar Rp 12.500.

Ali Wardana, salah seorang warga Desa Sengon, Kecamatan Tanjung, saat dikonfirmasi Selasa 10 April 2012, mengaku dirinya sudah hampir sepekan ini, sangat sulit untuk mendapatkan gas Elpiji 3 Kg. Padahal, upaya untuk mencari gas Elpiji dibeberapa kios atau pengecer, baik yang ada di desanya hingga ke tetangga desa, bahkan sampai ke wilayah desa di Kecamatan lain, tetap tidak membuahkan hasil.  

"Tapi, baru tadi siang saya mencari gas Elpiji 3 Kg di Desa Cikakak, Kecamatan Banjarharjo ada. Itu juga pas kebetulan ada dan harganya yang semula Rp 17.000, kini naik menjadi Rp 18.000," ujar Ali yang dibenarkan oleh Ajiz Muslim, salah seornag warga Desa Luwungbata, Kecamatan Tanjung.

Kasubag Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bagian Perekonomian Setda Pemkab Brebes, Drs Ratim saat dikonfirmasi hal tersebut, membenarkan kalau di beberapa kecamatan di wilayahnya, kini mengalami kelangkaan gas elpiji 3 kg. Itu terjadi sebagai dampak diberlakukannya pembatasan kuota di sejumlah wilayah, sesuai penetapan kuota Nasional.

Menurutnya, salah satu daerah yang dikurangi kuotannya adalah Jawa Barat (Jabar). Kondisi itu bepengaruh di beberapa kecamatan di Brebes, Jawa Tengah, yang berbatasan dengan Jabar. Sebab, selama ini banyak gas 3 kg dari wilayah itu masuk Brebes. Namun, setelah kuota dibatasi sehingga mengalami kekurangan. "Padahal kuoata di Brebes sendiri belum bisa mencukupi," terangnya. 

Namun demikian, untuk mengantisipasi semakin luasnya kelangkaan gas Elpiji 3 Kg ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pertamina untuk mengajukan tambahan alokasi.

"Alhamdulillah, hasilnya disetujui akan ada tambahan sebanyak 360 tabung. Tambahan ini, nantinya akan dimulai dalam minggu ini," tandasnya.