![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dr. Sri Gunadi, mengatakan berdasarkan data yang dimilikinya menyebutkan, jumlah penderita demam berdarah akibat serangan nyamuk Aides Aigepty, dari Januari hingga Maret tahun 2012 tercatat sebanyak 53 kasus.
"Dari jumlah itu, dua penderita di antaranya diketahui meninggal dunia. Sedangkan di tahun 2011 pada periode yang sama, jumlah penderitanya hanya sebanyak 36 kasus," ujar Gunadi.
Dia menjelaskan, dari total penderita sebanyak 53 kasus itu, paling banyak tersebar di wilayah pantura. Di wilayah selatan hanya satu, yakni Kecamatan Paguyangan. "Kalau jumlah penderita terbanyak berasal dari Kecamatan Wanasari, kemudian Kecamatan Jatibarang dan Kecamatan Kersana," terangnya.
Menurutnya, faktor tingginya penderita demam berdarah itu dipengaruhi oleh faktor prilaku manusia yang kurang baik. Akibatnya, membuat lingkungan tidak sehat, sehingga menimbulkan sarang nyamuk demam berdarah.
"Selain RSUD Brebes, untuk pengobatan demam berdarah kami juga menyiapkan 16 puskesmas yang tersebar diseluruh wilayah," tandasnya.