![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Sebuah rumah yang juga menjadi tempat usaha warung sembako dan penggergajian kayu di Dukuh Penisihan RT 10 RW 02 Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah, ludes terbakar Kamis 15 Maret 2012 sekitar puku 00.30 WIB dini hari.
Kebakaran yang terjadi pada rumah milik Ikrom (60) warga setempat ini, diduga akibat hubungan pendek arus listrik atau konsleting. Si jago merah pertama kali muncul di bagian atas rumah bagian atap, dan menjalar dengan cepat ke bagian belakang yang menjadi tempat usaha penggergajian kayu.
"Waktu itu kami tengah tidur, tiba-tiba istri saya, Wairah (55) terbangun dan melihat ada api di bagian atas," kata Ikrom
Upaya pemadaman dilakukan oleh warga yang malam itu juga terbangun, setelah mendengar suara gaduh dan teriakan minta tolong serta pengumuman melalui pengeras suara. Mobil pemadam kebakaran juga datang membantu upaya pemadaman, tapi kondisi bangunan sudah hampir menghabiskan seluruh bangunan.
"Mobil pemadam dari Bumiayu datang sekitar pukul 02.30 WIB dan memadamkan api, agar tidak menjalar ke rumah warga yang bersebelahan," kata Agus Karsono, Kepala Dusun I desa setempat.
Akhirnya api bisa dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIIB dini hari, dan saat melakukan pemadaman, mobil pemadaman sempat melakukan dua kali pengisian air.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu, tapi kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 200 juta. Kerugian cukup besar karena hampir seluruh isi rumah dan barang-dagangan termasuk balok dan lempengan kayu hangus terbakar. "Kerugian kami sekitar Rp 200 juta," kata Ikrom, pemilik rumah.
Peristiwa kebakaran ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Polsek Paguyangan. Beberapa petugas pagi tadi meninjau ke lokasi, dan memintai keterangan dari pemilik rumah.