Jalur Pantura Diperbaiki, Arus Kendaraan Tersendat
JAY-Riyanto Jayeng
Jumat, 09/03/2012, 07:57:11 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) -  Ratusan kendaraan besar dan kecil yang melaju di jalur pantura Jalan Yos Sudarso Kota Tegal, Jawa Tengah, atau tepatnya di sebelah Mapolres Tegal Kota, sedikit mengalami kemacetan akibat adanya perbaikan di jalur tersebut sepanjang kurang lebih 1 kilometer yang dimulai Jumat 9 Maret 2012.

Untuk menghindari lamanya kemacetan, antrean panjang kendaraan besar dari arah Surabaya - Jakarta dan sebaliknya, dialihkan ke jalur arteri dalam kota. Perbaikan itu dilaksanakan oleh Bina Marga Jawa Tengah kerjasama dengan PT Bumirejo.

Menurut Pelaksana PT Bumirejo, Bambang, untuk proses perbaikan awal yaitu pembangunan saluran air, sehingga air tidak lagi menggenang. Pekerjaan diperkirakan selesai sekitar satu minggu. "Untuk mempercepat pekerjaan kami menggunakan alat berat," katanya.

Sementara itu, dampak dari kerusakan jalur pantura sering terjadi antrean kendaraan hingga mencapai satu kilometer. Untuk mengurai antrean, oleh jajaran Satlantas Polres Tegal Kota arus lalu lintas di jalur pantura dialihkan ke Jalan Proklamasi.

Sebelumnya, terkait masalah tersebut Kasat Lantas Polres Tegal Kota AKP Hendrawan Hasan SIK melalui Kaur Bin Ops Sat Lantas, Iptu Agus Awan Setiono SH mengatakan, untuk mengantisipasi kecelakaan pihaknya memasang rambu-rambu imbauan di lokasi kejadian dan sejumlah petugas juga disiagakan baik siang maupun malam untuk mengatur lalu lintas.

"Kami juga telah melayangkan surat ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal dan Bina Marga Jateng. Hal itu dilakukan agar perbaikan segera dilakukan, sehingga arus lalu lintas kembali berjalan lancar," ujarnya.

Sementara itu, sejumlah pengemudi truk mengeluhkan kondisi tersebut. Sebab, ketika akan melewati jalur pantura di sebelah Mapolres Tegal Kota mereka harus berjalan pelang-pelang karena kondisi jalan banyak yang berlubang.

"Jalan yang berlubang dan bergelombang sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Apabila, tidak waspada as roda bisa putus. Karena itu, seharusnya pemerintah harus segera melakukan perbaikan, sehingga lalu lintas pantura kembali berjalan lancar," ujar Suyanto.