![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Dua orang perampok berpistol yang mengendarai sepeda motor jenis Yamaha RX King, berhasil menggasak uang sebesar Rp 30 juta dari tangan seorang juragan beras, Maryono (50). Peristiwa naas yang terjadi tepat di depan gudang beras milik korban di Jalan Pala Timur I Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin 05 Maret 2012 pukul 18.00 WIB itu berlangsung tragis.
Korban bersama salah satu karyawannya, Kliwon, yang saat itu sedang berada di mobil yang dikendarainya, mengalami luka tembak yang cukup serius. Sementara, salah seorang karyawan lainnya selamat dari penembakan.
Kedua korban penembakan itu selanjutnya dilarikan ke rumah sakit terdekat. Perampok berpistol dengan cirri-ciri fisik berbadan tegap, menggunakan helm tertutup rapat dan mengenakan jaket kulit warna hitam itu berhasil melarikan diri
Menurut keterangan salah satu karyawan selamat, Sukisyono (47), diperkirakan perampok itu sudah lama menguntit mobil yang dikendarai majikannya. Pasalnya, persis ketika mobil berhenti di depan gudang beras milik majikannya itu, kedua perampok itu langsung merangsek ke depan mobil, dan menodongkan pistol ke arah majikan.
Sukisyono mengungkapkan, semula sekitar pukul 16.00 WIB, dirinya bersama majikannya pergi menuju Pasar Pesayangan di Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, mengendarai mobil pick-up. Korban atau Maryono sendiri yang mengemudikannya. Sedangkan dirinya bersama tiga orang rekan kerja lain duduk di bak belakang. Sesampainya di Pasar Pesayangan, korban melakukan transaksi jual beli, dan pulang kembali dengan membawa uang sebesar Rp 30 juta.
“Setelah kami berhenti sekitar satu jam untuk makan di warung soto, kami kembali pulang menuju gudang beras di Mejasem. Sampainya di lokasi, tiba-tiba ada dua orang dengan mengendarai sepeda motor RX King mendatangi kami. Kemudian mereka langsung menodongkan pistol kearah majikan saya. Melihat itu, saya pun langsung panik dan tidak bisa berbuat banyak. Kejadiannya, persis ketika sholat magrib berkumandang,” jelasnya.
Menurut Sukisyono, pelaku melepaskan bunyi tembakan hingga empat kali. Satu kali mengenai jari tangan kanan korban, dan satunya lagi mengenai perut Kliwon yang merupakan karyawan korban. Tangan korban langsung mengeluarkan darah segar, kemudian tas berisi uang yang dipegang korban direbut kawanan perampok itu.
“Kedua perampok itu langsung kabur. Dia menggunakan jaket warna hitam dan helm tertutup. Sepertinya, perampok itu sudah mengikuti kami dari jauh,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tegal AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK melalui Kapolsek Kramat, AKP Ngakan Putra SH, kepada sejumlah wartawan mengatakan, kawanan perampok itu, disinyalir menggunakan senjata api pistol rakitan. Pasalnya, ditemukan dua buah butir peluru rakitan yang diduga digunakan oleh kawanan perampok. Satu peluru lagi ditemukan di dalam tubuh korban yang saat ini tengah di rawat intensif di RS Mitra Siaga.
“Kami akan terus mengejar para pelaku perampokan itu. Semua anggota kami, sudah kami sebar untuk melakukan pengejaran,” tandasnya.