Gelapkan Beras Miskin, Kepala Desa Didesak Mundur
TK-Takwo Heriyanto
Senin, 05/03/2012, 03:03:05 WIB

Ratusan warga Desa Rancawuluh menggeruduk balai desa menuntut pengunduran diri Kepala Desanya (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Ratusan warga Rancawuluh, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin 05 Maret 2012, menggeruduk balai desa menuntut pengunduran diri Kurdi sebagai Kepala Desa (Kades) Rancawuluh. Pasalnya, warga menuding jika Kadesnya telah menyalahgunakan jabatanya, karena diduga telah menggelapkan beras untuk warga miskin (raskin) sebanyak 3,5 ton setiap bulannya.

“Bahkan, empat hari yang lalu, suruhan Kades tertangkap basah warga membawa 26 kantong beras yang diduga raskin tersebut, akan dijual ke seorang penadah,” kata Asikin, salah satu warga desa setempat.

Selain dugaan penyelewangan raskin, menurutnya, warga juga menuding jika Kades diduga telah melakukan penyelewengan Alokasi Dana Desa (ADD) serta terlibat dugaan korupsi dana ganti rugi jalan tol.

Karena itu, pihaknya bersama warga mendesak agar secepatnya pihak kepolisian dan kejaksaan, untuk segera mengusut tuntas sejumlah kasus dugaan korupsi yang melibatkan Kades Rancawuluh.

“Kami bersama warga juga mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar, jika Kurdi tidak segera mundur dari jabatannya sebagai Kades Rancawuluh,” tegasnya.

Kapolsek Bulakamba, AKP Sobari yang berada di lokasi, mengatakan pihak kepolisian sendiri telah mengamankan barang bukti 26 kantong beras, serta kasus dugaan penggelapan raskin sendiri. Kini kasusnya tengah ditangani pihak Kejaksaan Negeri Brebes.