![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Anggota Departemen Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kelautan DPP PDI Perjuangan, Damayanti Wisnu Putranti SIP bersama sejumlah jajaran pengurus PDI Perjuangan Kabupaten Tegal, berhasil melakukan uji coba penyemprotan pupuk organic cair MSP pada tanaman padi seluas 1 hektar milik H Sutoyo, warga Desa Brekat, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Sabtu 03 Maret 2012.
Menurut Damayanti, pupuk organic cair MSP (Mari Sejahterakan Petani) yang merupakan pupuk cair hasil pengembangan tim penelitian bidang pertanian DPP PDI Perjuangan itu, mampu memberikan kepuasan kepada petani.
Pasalnya, pupuk organic cair itu lebih mampu merangsang pertumbuhan akar dan batang. Sehingga intensitas pertumbuhan padi akan bisa bertahan lantaran batangnya yang kokoh.
“Di sini kami sedang mengujicobakan pupuk organic cair MSP produk PDI Perjuangan, dengan cara disemprotkan ke lahan padi seluas 1 hektar. Padi ini dibagi dua katagori, yang berusia 47 hari dan 58 hari. Nanti kita lihat hasilnya, batang akan tumbuh lebih kokoh dan nutrisi yang dikirim akar ke batang akan memicu pertumbuhan daun yang lebih kuat, lebar dan sehat. Dengan demikian, bulir padi yang dihasilkan akan lebih bagus dan jumlahnya lebih banyak dari yang tidak menggunakan pupuk organic cair. Untuk 1 hektar kita cukup memakai pupuk organic cair sebanyak 6 liter,” kata Damayanti.
Sementara, pada sore harinya, dilanjutkan dengan pemupukan padi berusia 1 bulan di sawah milik Nuridin, warga Desa Buniwah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Untuk pemupukan padi di lahan seluas setengah bau itu, dibutuhkan pupuk MSP sebanyak 1 kwintal.
Sebelumnya, saat diujicobakan pada tanaman bawang merah di Desa Banjar Lor, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kelautan, Ir. Mindo Sianipar yang saat itu ikut hadir bersama sejumlah jajaran anggota DPP PDI Perjuangan mengatakan, pemicu keunggulan bawang merah hasil pertanian kader PDI Perjuangan itu adalah pupuk cair organik MSP hasil pengembangan kader PDI Perjuangan.
“Pupuk organik cair inilah yang mampu merangsang pertumbuhan daun dan batang menjadi lebih tegak dan lebar, sehingga mampu merangsang pertumbuhan umbi bawang menjadi lebih banyak dan besar namun tetap mempertahankan aroma bawang. Pupuk organik cair ini adalah produk pengembangan kader PDI Perjuangan yang dibuat dari air kencing hewan yang difermentasi dengan biofaktor (mikroorganisme). Sementara untuk pupuk organik padat terbuat dari sekam padi yang dipanaskan sampai 900 derajat celsius dan berubah menjadi arang padat yang disebut soudorf. Dengan pupuk organik cair ini, pertumbuhan daun menjadi lebih lebar sehingga memungkinkan proses fotosintesis lebih maksimal,” tandas Mindo Sianipar.