Diduga Mabuk, Pemuda Tewas Tertabrak KA Barang
TK-Takwo Heriyanto
Rabu, 22/02/2012, 10:14:22 WIB

Korban tertabrak KA tergeletak menunggu dilakukan visum di tempat kejadian (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Pemalang) - Seorang pemuda yang diketahui bernama Atip Andi Martin (20), asal Desa Pecangakan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, tewas seketika di area stasiun Comal, akibat tertabrak Kereta Api (KA) Barang jurusan Jakarta-Surabaya, Rabu 22 Februari 2012 malam. 

Belum diketahui pasti penyebab tewasnya korban tertabrak KA Barang yang bernomor seri 10K1 F tersebut. Rumor yang beredar, korban bunuh diri dengan melompat saat KA lewat.

Informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews dilokasi kejadian, menyebutkan korban tewas diduga dalam keadaan mabuk itu, terjadi pukul 19.05 WIB. Saat itu, korban sebelum tewas bersama teman-temannya bermain di area Stasiun Comal. Namun, tidak lama kemudian teman-temanya pergi meninggalkan korban sendiri.

Pada saat korban sendiri, terlihat KA barang melaju dengan cukup kencang. Tanpa disadari, ternyata korban langsung melompat begitu saja, sehingga tubuhnya terpental dan tewas seketika karena tubuhnya sudah hancur menjadi beberapa bagian.

Dari pantuan PanturaNews hingga pukul 20.30 WIB, jenzah korban belum dibawa oleh petugas kepolisian setempat untuk dilakukan visum. Sehingga kejadian tersebut menjadi tontonan ratusan warga setempat dan sekitarnya.

Kapolres Pemalang, AKBP Wawan Muliawan SH SIK MH melalui Kapolsek Comal AKP Harsono SH, saat dikonfirmasi PanturaNews dilokasi kejadian, mengatakan tertabraknya korban tersebut belum diketahui pasti penyebabnya.

"Namun, ada saksi mata yang mengatakan korban tewas tertabrak KA akibat bunuh diri. Ada juga yang mengatakan korban lompat saat KA Barang itu tengah melaju dengan cukup kencang," terangnya.

Menurutnya, korban tidak bisa dibawa langsung oleh petugas medis karena tubuhnya yang sudah hancur. Sehingga visum akan dilakukan oleh petugas medis dari Puskesmas setempat di tempat kejadian.

"Setelah selesai divisum, selenjutnya korban akan dibawa ke tempat kediaman orang tua korban di Desa Pecangakan," ujar Kapolsek Comal didampingi petugas pengatur perjalanan KA Stasiun Comal, Abdullah Muthoyib.