Musrenbang Dinilai Tidak Memiliki Orientasi Program Jelas
TK-Takwo Heriyanto
Rabu, 15/02/2012, 08:33:55 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, disinyalir tidak memiliki orientasi program yang jelas.

"Tiap tahun usul. Tapi tiap tahun selalu hanya menerima janji saja. Ya, kegiatan ini kan hanya formalitas belaka," ujar seorang peserta Musrenbang yang minta dirahasiakan namanya, Rabu 15 Februari 2012.

Sementara Anggota BPD Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Arum Budi Raharjo menganggap, hampir setiap tahun kegiatan Musrenbang selalu berorientasi pada kegiatan fisik. Padahal sektor lain seperti kesehatan dan pendidikan, juga dibutuhkan masyarakat.

"Tahun ini kami usul secara tertulis untuk Polindes dan sarana prasarana sekolah, karena kalau usul disampaikan secara lisan, tidak pernah diberi kesempatan," katanya.

Dari pantauan PanturaNews, dalam kegiatan ini yang mendominasi usulan penataan kemacetan pasar Bulakamba. Sejumlah warga mengajukan usulan pembangunan jembatan penyebrangan untuk mengurai kepadatan lalu lintas di depan pasar. Peserta juga mengeluhkan ketidakmerataan program pembangunan di desa-desa.

Selain Camat Bulakamba Drs Jamali, kegiatan itu juga melibatkan unsur PNPM dan anggota DPRD Brebes dari Dapil 5 yakni Drs H Agus Khairul Anwar, Rusman SPdI, Ahmad Mustaqim dan Teguh W Turmudi.